Ini Penjelasan Kadispen Soal Video Perkelahian Perwira TNI AU

Ini Penjelasan Kadispen Soal Video Perkelahian Perwira TNI AU

12 Agustus 2017 - 20:35:00 WIB | Oleh: Administrator
RiauKepri.com, JAKARTA -- Beredar video secara berantai melalui pesan instan whatsapp tentang perkelahian yang diduga dilakukan dua anggota TNI Angkatan Udara (AU).
Dalam video berdurasi 1.12 menit itu tampak seorang lelaki berseragam dinas TNI AU mengalami luka di hidung. Darah hingga menetes ke lantai. Lelaki itu tampak tengah memegang gagang pintu.

Berdasarkan pesan instan yang diterima itu, perkelahian tersebut diduga terjadi di Lembaga Kesehatan Gigi dan Mulut TNI-AU, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Jumat (11/8/2017), sekitar pukul 14.30 WIB.

Perkelahian tersebut diduga melibatkan Perwira Penuntun Sekolah Staf Dan Komando Angkatan Udara (Patun Seskoau), Kolonel Lek AH dengan Letkol drg. S di ruang Kepala Lakesgilut.

Awal mula perkelahian tersebut dipicu oleh istri dari Kolonel AH yaitu drg. Ln yang sering memanggil anggota Lakesgilut baik yang militer maupun PNS untuk dimarahi. Karena anggota resah akhirnya, mereka mengadu ke Letkol drg. S sebagai Ses Lakesgilut, dan akhirnya Letkol drg. S memanggil drg. Ln untuk ditegur.

Setelah ditegur Ses Lakesgilut, drg. Ln mengadu ke suaminya. Lantaran tidak terima, suaminya mendatangi Lakesgilut dan langsung menghajar Letkol drg S.

Sementara itu, berdasarkan keterangan resmi dari Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AU Marsma Jemi Trisonjaya, mengatakan kejadiannya tidak seheboh yang sempat tersebar melalui pesan singkat maupun video.

"Kejadiannya tidak seheboh yang di video, pembinaan di lingkungan militer seperti biasa ada tahapan-tahapannya," ujarnya.

Menurut Kadispen, telah terjadi kesalahpahaman antara 2 orang Pamen TNI AU yang berpangkat Kolonel dan Letnan Kolonel di Lembaga Kesehatan Gigi dan Mulut (Lakesgilut) Lanud Halim Perdana Kusuma, Jumat (11/8/2017).

Kadispen TNI AU juga menjelaskan, kejadian ini berawal dari adanya kegiatan pembinaan rutin di lingkungan Lakesgilut oleh Ses Lakesgilut Letkol drg. S berupa pengarahan dan teguran terhadap bawahannya. Salah seorang anggota yang mendapat teguran adalah drg Ln.

Merasa mendapat teguran, drg. Ln menceritakan kepada suaminya Kolonel AH yang berdinas di Seskoau tentang teguran dan arahan dari Ses Lakesgilut. Kolonel AH kemudian mendatangi kantor Lakesgilut dan menemui Letkol drg S untuk mengonfirmasi tentang arahan yang disampaikan ke istrinya.

Pertemuan yang awalnya hanya berupa diskusi, namun terjadi kesalahpahaman dan kedua belah pihak saling bersitegang. Saat itu terjadi hidung Letkol drg. S tidak sengaja terbentur kepala Kolonel AH sehingga berdarah.

"Berita yang telah beredar bahwa terjadi pemukulan adalah tidak benar. Karena tidak ingin kesalahpahaman berlanjut, Letkol drg. S keluar ruangan dan mengunci Kolonel AH di dalam ruangan kerjanya, dengan maksud agar ketegangan tidak semakin tinggi dan untuk menurunkan emosi kedua belah pihak," ujarnya melalui keterangan tertulis.

Kejadian yang berawal dari kesalahpahaman tersebut saat ini sudah reda, kedua belah pihak telah didamaikan oleh Pomau Lanud Halim dan mereka saling memaafkan.

sumber : tribunnews.com
Berita Terkait
Berita Terpopuler
Back To Top