Mulai 17 Agustus, Xpress Air Layani Tanjungpinang, Natuna dan Padang

Mulai 17 Agustus, Xpress Air Layani Tanjungpinang, Natuna dan Padang

12 Agustus 2017 - 15:00:00 WIB | Oleh: Administrator
RiauKepri.com, NATUNA -- Bertepatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 72 tanggal 17 Agustus 2017, maskapai Xpress Air mulai melayani penerbangan dengan rute Natuna - Tanjungpinang PP.

Demikian diungkapkan Station Supervisor Xpressair Tanjungpinang, Irwan Rosidi. 

"Xpressair membuka rute baru yakni Tanjungpinang – Padang dan Tanjungpinang – Natuna. Targetnya untuk meramaikan penerbangan di bandara Raja Haji Fisabililah dan mempermudah masyarakat Kota Tanjungpinang yang ingin liburan atau ingin pulang kampung ke Padang dan Natuna," ujarnya, menjawab wartawan belum lama ini.

Biasanya, jika ingin ke Padang atau Natuna, dari Tanjungpinang harus ke Batam dulu. Jika sudah beroperasi, hal seperti itu tidak terjadi lagi. Bisa langsung dari Tanjungpinang ke daerah tujuan dimaksud.

"Untuk flight perdana pada tanggal 17 Agustus 2017 dengan pesawat Dornier 328-100 buatan Jerman. Untuk keberangkatan tujuan Tanjungpinang – Padang, hari Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 07.00 WIB, dan Tanjungpinang – Natuna, hari Selasa, dan Kamis pukul 11.00 WIB," ucapnya.

Berapa harga tiket untuk penerbangan ini? Irwan belum bisa menyampaikan. Yang jelas, selama penerbangan, akan disediakan service berupa makanan ringan.

Sebelumnya, Komandan Lapangan Udara Raden Sadjad (Danlanud RSA) Natuna, Kolonel (Pnb) Azhar Aditama, juga menginforamsikan hal ini. 

"Tanggal 17 Agustus nanti, Expressair sudah mendarat disini (Lanud RSA, red)," ungkaonya.

Selain Express Air, pihaknya juga sudah menyurati beberapa maskapai penerbangan, diantaranya Garuda dan Citilink, namun kedua maskapai itu belum bersedia menyetujui permintaan pihak Lanud RSA.

Dengan beroperasinya Express Air, Danlanud berharap bisa menjadi saingan Sriwijaya Air dan Wings Air, yang selama ini hanya dua maskapai tersebut yang melayani para penumpang dari dan ke Natuna.

"Mudah-mudahan nanti harga tiket Sriwijaya dan Wings bisa turun," harapnya.

Untuk harga tiket Express Air, Danlanud mengaku belum mengetahui secara pasti. Namun pihaknya meminta kepada maskapai tersebut, untuk tidak lebih dari harga Rp1 juta.

"Kalau lebih dari Rp1 juta, mending nggak usah mendarat disini. Saya kasian dengan masyarakat," ujar Danlanud.

Kolonel (Pnb) Azhar Aditama menambahkan, bahwa dalam waktu dekat akan ada penambahan panjang Runway (landasan pacu) RSA. Saat ini panjang landasan 2.560 meter, dan akan ditambah jadi 3.000 meter.(RK/BBS)
Berita Terkait
Berita Terpopuler
Back To Top