Ruang Pelestarian Arab Melayu Diresmikan, Wali Kota Minta LAM Pro Aktif

Ruang Pelestarian Arab Melayu Diresmikan, Wali Kota Minta LAM Pro Aktif

05 Agustus 2017 - 20:36:00 WIB | Oleh: Administrator
Wali Kota Tanjungpinang foto bersama usai peresmian Ruang Pelestarian Arab Melayu
RiauKepri.com, TANJUNGPINANG -- Gebrakan jitu dan menginspirasi dari Karang Taruna dan Kelurahan Tanjungunggat berupa Ruang Pelestarian Arab Melayu diresmikan oleh Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, Sabtu (5/7). Ruangan yang berada di Kantor Lurah Tanjungunggat itu diharapkan memberi warna tersendiri bagi proses pelestarian budaya Melayu di Tanjungpinang.

Lurah  Tanjungunggat, Said Fatulloh menyebutkan, ide mendirikan Ruang Pelestarian Arab Melayu dari Karang Taruna Tanjungunggat. Ruangan ini menjadi tempat pelajar belajar tentang Melayu, baik kesenian, budaya dan Arab Melayu. 

"Biar anak anak Melayu tahu tentang sejarah, adat, bahasa dan semua yang berkaitan dengan Melayu," kata Said.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah memberikan apresiasi pada Karang Taruna Tanjungunggat dan Kelurahan Tanjungunggat yang menciptakan inovasi. 

"Ini langkah berani. Hebat. Banyak generasi muda tak paham budaya Melayu. Banyak contoh, seperti prosesi tepung tawar yang tak dipahami maknanya," kata Lis.

Identitas Melayu, katanya harus diciptakan. Seperti pemberian nama jalan di Tanjungpinang. Kantor-kantor pemerintah idealnya diberi nama Melayu. 

"Ini yang belum di Tanjungpinang. Lembaga Adat Melayu diminta pro aktif. Harapan kita ke depan bukan hanya Arab Melayu, tapi semua budaya Melayu harus dipelajari," ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Kepri, Toto Sucipto, Ketua LAM Kepri, Abdul Razak, Wawako Tanjungpinang, Syahrul, budayawan Rida K Liamsi. Pada kesempatan ini, para undangan juga meninjau Ruangan Pelestarian Arab Melayu. Ada juga hiburan kesenian Melayu dari warga Tanjungunggat.(RK/DDA)
Berita Terkait
Berita Terpopuler
Back To Top