Sempena Milad ke-60 Provinsi Riau dan Milad ke-72 RI, Dinas Pariwista Riau Taja Kenduri Musik

Sempena Milad ke-60 Provinsi Riau dan Milad ke-72 RI, Dinas Pariwista Riau Taja Kenduri Musik

07 Agustus 2017 - 07:10:00 WIB | Oleh: Redaksi Riau
Ilustrasi (g. net)
RiauKepri.com, PEKANBARU - Malam ini, Senin (7/8/2017) bertempat di Jalan Gajah Mada, pukul 20.00 WIB, Dinas Pariwisata Riau menggelar Kenduri Musik 2017. Kenduri Musik ini digelar selama dua malam, Senin-Selasa (7-8/8/2017).

Kenduri Musik Riau 2017 akan menyajikan berbagai genre musik, baik dari Riau maupun luar Riau. Beberapa kelompok yang memastikan tampil antara lain: Poprock (Jakarta), Riau Rythim Cimber (Pekanbaru), Troya ( Pekanbaru), Degil Rock ( Pekanbaru), Taman Bunga (Padangpanjang), Cowboy Smoker (Pekanbaru), Punca Sembunyi ( Pekanbaru), Aquariau (Pekanbaru), The Woy Band (Selatpanjang), The Gread ( Pekanbaru), Kajang Pesisir (Rokan Hilir), Ikhsan & Kwarted (Pekanbaru), Ocu Rijal dan Lisa (Kampar ), KPJ (Pekanbaru), Matreat Deafen ( Pekanbaru), EDM 69 (Jakarta). 

Selain kelompok-kelompok mapan di atas, kesenian lintas etnis juga akan mewarnai Kenduri Musik 2017, seperti Jawa, Minangkabau, Batak, Sunda, Cina dan berbagai etnis yang lain.    Berbeda dengan Kenduri Musik sebelumnya, helat kali ini sangat variatif. Berbagai genre musik hadir baik musik musik serius, musik komposisi, musik rock, musik legend, reggae, metal sampai dangdut. 

"Hal ini mengingat, musik dan industri musik (apa pun genrenya) merupakan salah satu pilar ekonomi kreatif yang sangat potensial untuk dikembangkan. Mereka memiliki kreatifitas yang sangat subur dan memiliki pasar yang sangat luas dan besar," jelas Bero S Soekarno, selaku Ketua Pelaksana. 

Ditambahkan Bero, yang juga penggiat teater Riau ini, pembinaan ekonomi kreatif untuk musik sangat menjanjikan dan memiliki peluang yang besar untuk mengankat ekonomi masyarakat (ekonomi kreatif) dengan basis seni budaya.                

"Selain musik Riau, kelompok musik Jakarta dan beberapa kelompok musik daerah kita tampilkan sebagai usaha silaturahmi kreatifitas agar saling bersentuhan, memberikan dampak kreatif dalam penciptaan karya disamping tentunya mendorong kemandirian manajemen," ucap Bero. 

Masyarakat dijemput untuk menyaksikan Kenduri Musik 2017 tanpa dipungut bayaran. (RK3)
Berita Terkait
Berita Terpopuler
Back To Top