"Seumur Hidup, Baru Sekali Melihat Penyair Baca Puisi"

"Seumur Hidup, Baru Sekali Melihat Penyair Baca Puisi"

12 Agustus 2017 - 22:43:00 WIB | Oleh: Redaksi Riau
Teater Kedjik dari SMA Negeri 7 mementaskan pergelaran teater di Palas
RiauKepri.com, PEKANBARU - Sempena Milad ke-60 Tahun Provinsi Riau, Teater Matan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unilak dan Komunitas Malay Film (KMF), menaja Pentas Seni ke Kampung, Jumat malam (11/8/2017). Perhelatan yang dikemas dalam berbagai percabangan seni ini di pusatkan di Kelurahan Agrowisata (Palas), Kecamatan Rumbai, Pekanbaru. 

Perhelatan Pentas Seni dengan tema "Menjulang Riau Dalam Talam Kebudayaan" ini, menampilkan pembacaan puisi oleh penyair Riau, pergelaran teater dari SMAN 7 Pekanbaru, pembacaan syair, tari dan musik oleh Leo dan Pedro. 

Semula perhelatan dilaksanakan di halaman Sekolah Yayasan Nurul Hidayah, disebabkan hujan, akhirnya dipindahkan ke dalam gedung Serba Guna sekolah tersebut. Walaupun hujan menguyur dari petang, tidak menyurutkan masyarakat bertandang ke tempat perhelatan Pentas Seni ini.

"Saya seumur hidup, baru ini melihat orang baca puisi," ucap salah seorang warga Palas, Wirda (60 tahun) kepada panitia pelaksana.

Banyak warga berharap perhelatan seperti ini dilaksanakan ke kampung-kampung seperti di tempat mereka. Untuk itulah, Wirda dan kawan-kawan, berharap kepada panitia pelsanaan ini bisa dilanjutkan di masa akan datang. 

"Buat lagilah seperti ini. Kami sanggup menyediakan konsumsinya dengan cara sumbangan," ucap Wirda. 

Senada dengan Wirda, Saniah (65 tahun), sangat antusias dengan perhelatan ini. Saniah mengatakan bahwa perhelatan seperti ini harus sering dilakukan di kampung-kampung. Dengan demikian, orang kampung dapat menikmati pergelaran seni dari seniman-seniman Riau ini. 

"Saya suka betul melihat budak perempuan pakai jilbat baca puisi tu. Sedih aku nenguknya, tapi aku tak paham apa maksud dari puisinya. Paling tidak, saya bisa merasakan," ucap Saniah ketika mengomentari pembacaan penyair perempuan Riau. 

Seementara itu, Masri, Kepala Sekolah SMP Yayasan Nurul Hidayah, menyambut perhelatan sempena Milad ke-60 Tahun Provinsi Riau ini. Menurutnya, dengan perhelatan ini, anak-anak sekolah dan juga warga dapat tahu hari jadi Provinsi Riau ini. Selain itu, anak-aanak juga dapat melihat langsung pengelaran seni yang dipegelarkan oleh seniman-seniman Riau. 

"Kami bersyukur panitia memilih tempat kami menjadi tempat kegiatan. Kami juga berharap perhelatan seperti ini terus berlanjut. Mudah-mudahan perhelatan ini bermanfaat bagi kita semua," ucap Masri. (KR2)      
Berita Terkait
Berita Terpopuler
Back To Top