Sebanyak 700 “Burung” Anak Se-Kabupaten Siak Dipotong

Program Khitan Masak BAZNAS, Diskes dan IDI

RiauKepri.com, SIAK- Sebanyak 700 anak se-Kabupaten Siak yang secara ekonomi kurang mampu menanti giliran disunat secara masal. Mereka sudah terdaftar masuk dalam program khitan gratis yang ditaja BAZNAS, Dinas Kesehatan, dan IDI Siak.

Kegiatan ini diawali di RSUD Kelas D Tualang, Minggu (30/06/2018), Kecamatan Tualang. Babak berikutnya kecamatan lain menunggu giliran program ini.

Tampak hadir pada helat di Kecamatan Tualang, Camat Tualang, Zalik Efendi, Direktur RSUD Kelas D Tualang dr.Amdan, Ketua UPZ Tualang dan Pengurus serta Perawat dan pegawai RSUD  Tualang.

Baca Juga :  TS Hamzah, Ayo Dukung Atlet Riau Berlaga di Asian GAMES 2018

Komisioner BAZNAS, H.Samparis bin Tatan SPdi, didampingi oleh Komisione, Sulaiman S.Ag, menjelaskan, kegiatan khitan masal ini merupakan program BAZN4S untuk fakir miskin yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Siak dan IKatan Doktor Indonesia (IDI)

“Adapun jumlah kuota pada tahap I tahun 2018 sebanyak 700 orang se-Kabupaten Siak. “Di hari pertama ini kita gelar di Kecamatan Tualang berjumlah 29 orang, Sei Apit 91 orang dan Kecamatan Bungaraya 39 orang. Untuk kecamatan lain menyusul pada hari berikutnya,” ucap Samparis.

Samparis menlanjutkan, program khitan ini bertujuan untuk membantu dan meringankan beban para  kaum Duafa dan fakir miskin.

Baca Juga :  Sekali Dayung BRCN Rohil, 3 "Pulau" Terlampaukan

“Diharapkan kepada pihak pihak terkait dapat bersinergi dan membantu demi kelancaran kegiatan ini,” katanya.

Camat Tualang, Zalik Efendi, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan khitan masal ini merupakan program yang ditaja oleh BAZN4S Kabupaten Siak bekerjasma dengan Dinas Kesehatan dalam rangka untuk membantu para kaum fakir miskin yang tidak mampu. Program ini sangat membantu sekali bagi masyarakat kita.

“Maka dari itu mari kita dukung dan kita laksanakan dengan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan kedepan kuota khitan untuk Kecamatan Tualang lebih banyak lagi dari yang sekarang, karena dilihat dari jumlah penduduk di Kecamatan Tualang cukup banyak, tentu banyak masyarakat tualang yang tidak manpu yang perlu di bantu oleh pihak BAZNAS,” ujar Zalik. (RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *