Siak Sri Indrapura, Terkenal Gudangnya Naskah-naskah Melayu Lama

Istana Siak

RiauKepri.com, PEKANBARU – Kabupaten Siak Sri Indrapura yang terkenal dengan Negeri Kesultanan dengan nama Kerajaan Siak Sri Indrapura didirikan pada tahun 1723 M oleh Raja Kecik yang bergelar Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah putera Raja Johor (Sultan Mahmud Syah) hingga Sultan Syarif Kasim II sebagai Sultan terakhir, hingga kini Siak Sri Indrapura masih terkenal sebagai kabupaten yang kaya akan nilai-nilai sejarahnya. Ibaratnya, Kabupaten Siak Sri Indrapura, terkenal Gudangnya Naskah-naskah Melayu Lama. Hal ini diakui oleh Kabid Sejarah, Pe­lestarian Cagar Bu­daya dan Permuseuman, Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Darliana, Ahad (1/7/2018).

Baca Juga :  Gubri Ikut Rakornas Pengendalian Karhutla, Ini 10 Arahan Presiden

Kabupaten Siak Sri Indrapura yang menjadi kebanggaan masyarakat Riau, hingga kini masih tersimpan Ratusan Naskah-naskah Melayu Lama yang masih menjadi perhatian para wisatawan dan para peneliti sejarah, baik penelitian sejarah dalam negeri maupun luar negeri,” ungkap Darliana.

Tentunya Kabupaten Siak Sri Indrapura yang memiliki Ratusan Naskah Melayu Lama ataupun dokumen bersejarah yang tersimpan dikabupaten Siak Sri Indrapura saat ini, perlu ada Museum Tematik yang berfungsi sebagai Museum menyimpan Naskah-naskah Melayu Lama serta bisa meningkatkan wisatawan  dikabupaten Siak Sri Indrapura. Sebagai Kabupaten Wisata Sejarah, apalagi Siak Sri Indrapura yang telah meraih 9 WBTB, tentunya sudah patut Naskah-naskah Melayu lama ini dipromosikan ditengah masyarakat, baik masyarakat dalam negeri maupun luar negeri,” ungkap Darliana.

Baca Juga :  Akhirnya, Imunisasi MR Kembali Digelar di Kota Pekanbaru

Sesuai dengan Program kita dari Bidang Sejarah dan Pe­lestarian Cagar Bu­daya serta Permuseuman Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, yakni Penelusuran Sumber-sumber Sejarah Riau, maka kita memberikan apresisasi kepada pemerintah Kabupaten Siak Sri Indrapura yang masih merawat dan menjaga Ratusan Naskah Melayu Lama, seperti naskah tentang pengobatan, naskah adat istiadat kerajaan Siak Sri Indrapura, naskah akuntan keuangan kerajaan Siak Sri Indrapura dan beberapa naskah lainnya,” ujarnya. (RK2)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *