MerantiRiau

Sedap, Wakil Bupati Meranti Pesta Makan Durian

RiauKepri.com, MERANTI- Panen Durian di Desa Bungur, Kecamatan Rangsang, Kepulauan Meranti, tahun ini sangat berlimpah. Sebagai bentuk rasa syukur masyarakat setempat bersama Wakil Bupati Meranti, H Said Hasyim, menggelar pesta makan buah di desa yang sangat berpotensi menjadi kawasan Agrowisata itu, Selasa (10/7/2018).

Hadir bersama Wakil Bupati, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Rizki Hidayat, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Edy M. Nur, Camat Rangsang M. Nasir dan jajaran, Kepala Desa Bungur Muhammad Ali, para tokoh masyarakat/adat/agama, serta sejumlah pejabat Eselon III dan IV lainnya.

Di lokasi itu Wakil Bupati H. Said Hasyim dan rombongan dijamu makan buah yang merupakan hasil dari perkebunan setempat, mulai dari buah andalan Durian, Manggis, Rambai, Rambutan dan lainnya. Wakil Bupati dan masyarakat berbaur dalam keakraban menikmati enaknya Durian sambil bercengkrama soal potensi dan pembangunan desa.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim mengucapkan apresiasi kepada Kepala Desa dan masyarakat Bungur khususnya pemilik kebun yang telah menggagas acara pesta makan buah tersebut. Dari pengamatannya kawasan Desa Bungur adalah salah satu Desa di Meranti yang sangat berpotensi untuk dijadikan kawasan Agro Wisata dan Wisata Mangrove, seperti Desa Bokor, Alai, Kudap, Meranti Bunting, Pulau Merbau yang memiliki perkebunan seluas 1200 Ha. Namun sayangnya karena alasan ekonomi banyak yang dijual kepada para toke.

Satu yang menarik menurut Wakil Bupati H. Said Hasyim adalah jajaran hutan mangrove disepanjang alirang sungai Desa Bungur jika dikelola dan dilestarikan sulit dibandingkan di Indonesia bahkan dunia.

“Kalaulah ekosistem Mangrove ini dipelihara selama 10 tahun, akan sangat indah dan ikan ikan akan semakin banyak,” jelas Wabup.

Baca Juga :  Syamsuar-Edy Datang, Pergelaran Artis Top Nias Jadi Luar Biasa

Kondisi saat ini, hutan Mangrove sudah banyak yang rusak akibat ulah tangan manusia, seperi digunakan untuk bahan baku Panglung Arang Bakau yang tidak terkontrol serta pembuangan limbah Kilang Sagu yang mematikan bibit ikan, udang serta kepiting yang dulunya menjadi andalan masyarakat di desa.

“Kedepan ekosisten Mangrove ini harus diperbaiki, sehingga potensi yang ada kembali pulih dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat setempat,” papar Wakil Bupati.

Potensi lainnya yakni perkebunan buah khususnya Durian yang saat ini tengah berlimpah. Namun meski potensi wisata yang dimiliki sebuah kawasan besar tanpa keamanan, kenyamanan dan penerimaan yang baik dari masyarakat terhadap pendatang, potensi itu tidak akan berkembang.

“Perkebunan buah dan asrinya suasana disini sangat berpotensi menjadi objek Wisata Agro namun yang terpenting adalah jaminan keamanan serta keiklasan masyarakat menerima pendatang, jangan sampai para wisatawan merasa takut ditipu dirampok seperi yang terjadi di Danau Toba dan Batam,” jelas Wakil Bupati.

Untuk itu ia menghimbau masyarakat untuk terus melestarikan semua potensi yang ada baik perkebunan buah maupun hutan Mangrove yang tiada tandingnya itu.

“Jika tidak dipelihara dan dikembangkan bukan tak mungkin beberapa tahun kedepan potensi ini hanya tinggal kenangan,” ucapnya lagi.

Agar limpahan rizki yang diperoleh oleh para petani saat ini semakin bertambah, Wakil Bupati mengingatkan untuk membayar zakat dan tak lupa menggelar kegiatah sosial.

Seperti diakui Kepala Desa Bungur Muhammad Ali, tahun ini panen buah buahan didaerah yang dipimpinya sangat luar biasa, iapun berharap kedepan Desa Bungur dapat menjadi objek Wisata Agro dan Wisata Mangrove di Meranti.

“Agar berkah hitung hisabnya dan keluarkan zakatnya jangan lupa perbanyak kegiatan sosial,” pungkas H. Said Hasyim.

Baca Juga :  Tokoh Lintas Etnis dan Agama Jamin Syamsuar-Edy Nasution Tidak Pilih Kasih

Hal senada juga dikatakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Meranri, Rizki Hidayat. Untuk mengembangkan potensi Wisata Mangrove dan buah yang ada di Desa Bungur selain menjaga keasrian ekosistem, keiklasan masyarakat setempat dalam menyambut wisatawan adalah faktor yang tidak bisa diabaikan.

“Saya ingin bertanya apakah masyarakat disini dapat menerima para pendatang dengan ikhlas,” tanya Rizki yang dijawab spontan siap menerima.

Semangat tersebut disambut baik oleh Kepala Dinas Pariwisata Meranti, yang berjanji akan memprogramkan kegiatan pesta makan buah menjadi agenda tahunan, untuk menyemarakannya pihak Dinas Pariwisata akan mengundang Pemprov Riau yang siap menggaungkannya keseluruh Indonesia.

Selain itu, akan mengusulkan infrastruktur pendukung sepeti jalan dan lainnya untuk memudahkan akses menuju lokasi wisata.

“Mudah mudahan tahun depan kita buat pesta Durian Desa Bungur yang lebih semarak lagi dan bisa berlanjut tiap tahun,” ucap Mantan Camat Tebing Tinggi itu.

Selain mengelar pesta buah bersama masyarakat, Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim dan rombongan juga berkesempatan mengunjungi dan berdoa dimakam leluhur Desa Bungur yakni Bathin Gerimbang yang berlokasi masih dikawasan perkebunan Durian. (RK6/*)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *