Syamsuar: Jangan Jual Lahan TORA

RiauKepri.com, SIAK- Bupati Siak, H Syamsuar, menghimbau masyarakat penerima manfaat program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), untuk konsisten menjaga dan mengelola aset tanah yang dibagikan sempena program unggulan bidang reformasi agraria pemerintah tersebut.

Lewat manfaat program TORA ini, kata Syamsuar, masyarakat yang belum pernah terbantu untuk memiliki lahan pada program sebelumnya, bisa memperoleh manfaat yang luas untuk perbaikan kesejahteraan keluarga.

“Masyarakat yang mungkin belum terbantu di program yang terdahulu, Alhamdulilah bisa dibantu lewat program TORA ini. Karena itu saya minta kepada bapak dan ibu agar tanah ini dijaga dan dimanfaatkan dengan baik, dan jangan dijual,” kata Syamsuar dihadapan masyarakat Kampung Benayah Kecamatan Pusako, sempena Tabligh Akbar Ustadz Abdul Shomad (UAS), Kamis siang (19/7/18).

Baca Juga :  Mantap, Riau Dapat Anugerah KASN

Tampak hadir mendampingi Bupati Syamsuar dalam kesempatan itu, Wabup Alfedri dan Camat Pusako Andi Putra, dan sejumlah tokoh masyarakat Riau seperti Arwin AS, Wan abu Bakar dan Achmad.

Untuk menggalang komitmen seluruh pihak untuk bersama-sama memaksimalkan pemanfaatan TORA tersebut, Syamsuar menitipkan pesan khusus kepada jajaran penghulu pemangku amanah di Kecamatan Pusako, khususnya yang baru dilantik beberapa waktu lalu untuk bersungguh-sungguh mengawal program TORA ini.

“Saya minta para penghulu semua agar dapat mengarahkan masyarakatnya agar jangan menjual tanah. Anak cucu kita masih banyak” serunya.

Datuk Setia Amanah Negeri Istana itu juga menjelaskan, tanah TORA seluas 4000 ha yang dibagikan pada untuk masyarakat pada tahap ini bukanlah jumlah yang sedikit,. Banyak masyarakat daerah lain yang ingin menikmati manfaat TORA seperti masyarakat Negeri Istana.

Baca Juga :  Warga Benayah Tumpah Ruah Sambut UAS

“Dengan pola pemanfaatan lahan dengan konsep penanaman sesuai perencanaan Bina Tani, Kabupaten Siak lebih dahulu menikmati TORA. Jadi mari kita syukuri¬† dan pertahankan. Tanah adalah sumber kehidupan anak kemenakan dan cucu kita dimasa depan.” ungkap Syamsuar.

Menurut Syam, sebagai daerah yang terus berkembang, nilai dan besar manfaat tanah akan terus bertumbuh. Karenanya masyarakat diminta untuk tidak tergiur tawaran menjual tanah , apalagi dengan harga yang murah.

“Sebagai daerah yang berkembang menuju pusat industri, kita tak dapat memprediksi laju perkembangan daerah kedepan. Jangan tergoda tawaran seperti yang sudah-sudah” kata dia.

Baca Juga :  Tarif Tertinggi Rapid Test di RSUD Dumai Rp 150.000

Kabupaten Siak merupakan objek TORA terluas di Provinsi Riau dengan sebaran Kecamatan Mempura, Pusako, dan Sungai Apit. keseluruhan potensi luas objek TORA Kabupaten Siak berjumlah sekitar 10 ribu Ha yang merupakan bekas lahan HGU PT Mahakarya Eka Guna.

Ditahap ini, lewat kerjasama Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Pemkab Siak, luas objek TORA yang dibagikan kepada masyarakat berjumlah 4000 ha dengan rencana pemanfaatan pola bina tani untuk budidaya varietas tanaman unggulan lokal seperti kopi, kelapa, nenas, serai dan lain sebagainya.(RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *