Gawat, 536 Warga Bengkalis Terjangkit Penyakit Mematikan

Ilustrasi.

RiauKepri.com, BENGKALIS – Sebanyak 536 orang warga Kabupaten Bengkalis, Riau, terjangkit penyakit mematikan yang berasal dari virus Human immunodeficiency virus infection/acquired immunodeficiency syndrome (HIV/AIDS).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bengkalis Alwizar mengatakan, dari 536 orang yang menderita penyakit mematikan itu, 432 orang terjangkit HIV dan 74 terjangkit AIDS.

“Dari 536 orang yang terjangkit HIV/AIDS tersebut, 80 persen berasal dari Kecamatan Mandau dan sisanya di Kecamatan lainnya,” ujar Alwizar, Rabu (25/7/2018)

Dikatakan Alwizar, dari data dua tahun terakhir ini jumlah masyarakat yang terjangkit virus mematikan ini sangat dan perlu perhatian serius dari sejumlah pihak terkait.

Baca Juga :  Catatan Kecil Diskusi Sejarah dan Sastra Mahasiswa FIB Unilak; Menulislah

“Dari data dua tahun terakhir yakni 2017 ada sekitar 55 jiwa terjangkit HIV dan 10 jiwa AIDS. Untuk 2018 per Juni ada sekitar 29 orang terinveksi, 27 terjangkit HIV dan dan 2 orang AIDS.

Dijelaskannya juga hingga akhir 2018 nanti diperkirakan angka tersebut akan bertambah dan perlu dilakukan pencegahan secara dini dengan berbagai upaya sosialisasi ke masyarakat.

“Dalam dua tahun tersebut sudah sembilan orang yang meninggal dunia akibat diserang penyakit yang melemahkan sistem kekebal tubuh tersebut,” ungkapnya lagi.

Baca Juga :  Usah Bingal, Dalam 3 Hari Ini 75 Kasus Covid-19 di Riau

Diungkapkannya juga, dari 29 orang yang terjangkit HIV/AIDS pada tahun ini, tujuh orang diantaranya terjangkit melalui hubungan sesama jenis atau homo seksual.

“Tujuh orang ini diketahui merupakan kelompok Gay ynag masih berumur 19-21 tahun. Mereka diketahui terjangkit HIV ketika melakukan pengecekan di Puskesmas setempat,” ujar Alwizar.

Ditambahkannya juga virus HIV/AIDS ini menular dari seseorang yang terjangkit melalui hubungan intim diluar nikah dan jarum suntik yang biasanya dipakai pecandu narkoba, untuk itu masyarakat diingatkan untuk lebih berhati-hati dan mawas diri.

Baca Juga :  LAMR Apresiasi Pemprov Riau dan Pusat Ubah Fokus Anggaran ke Penanganan Covid-19

“Ada juga ditemukan pada ibu-ibu hamil, untuk itu masyarakat jangan sering jajan di luar dan awasi anak-anak agar tidak terjerumus sebagai pecandu narkoba yang nanti efeknya akan membahayakan keluarga apa bila terjangkit virus HIS/AID ini,” harapnya. (RK4)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *