Ini Hasil Pemeriksaan Polisi Terkait Dugaan Anak SD Pekanbaru Diculik

Ilustrasi (net).

RiauKepri.com, PEKANBARU– Sebelumnya kabar dua lelaki ditangkap karena diduga melakukan penculikan anak SD di Pekanbaru, menyentak masyarakat. Setelah melalui proses pemeriksaan, pihak kepolisian menyimpulkan bukan kasus penculikan.

“Setelah kita melakukan pra rekonstruksi di TKP, klarifikasi kepada korban, karifikasi kepada saksi-saksi, Pulbaket dari Ketua RT dan warga sekitar tempat tinggal (tetangga), penyelidik menyimpulkan bahwa kejadian tersebut bukanlah penculikan,” kata Wakapolreta Pekanbaru, AKBP Edy P Sumardi SIK, kepada wartawan Jumat (27/7/2018).

Dari catatan kedua laki-laki tersebut, masing-masing LH (60 tahun) dan ZB (61 tahun), polisi juga tidak menemukan jejak atau catatan tidak pernah melakukan kejahatan dan mempunyai latar belakang baik.

Baca Juga :  Wabup Meranti: Jangan Mendirikan Koperasi Hanya Mengejar Bansos

Edy menjelaskan, ketika LH dan ZB sedang mengendarai mobil sedan jenis BMW BM 1624 NX warna hitam melintas di persimpangan Jalan Darma Bakti (Sigunggung) – Jalan Arengka II, karena cuaca cukup panas 2 orang tersebut memberhentikan mobil dan menawarkan kepada seorang anak SD yang berjalan kaki pulang sekolah untuk diantar menuju rumah.

Murid SD tersebut menolak dengan mengatakan, bahwa rumahnya sudah dekat. Kemudian ZB tetap menawarkan tumpangan dan akhirnya anak mendekati mobil dan membuka handle pintu namun pintu mobil dalam keadaan terkunci.

Baca Juga :  Hadiri Rakornas Perpusnas, Zul AS: Cerdaskan Kehidupan Bangsa

Beberapa orang saksi-saksi mengamati gerak gerik tersebut,
dan ketika murid SD itu mendekati mobil, saksi-saksi secara spontan mengejar anak dan menghadang mobil mewah itu. Kemudian melaporkan kejadian ini kepada orangtua si anak.

Atas informasi warga itu, selanjutnya Kanit Reskrim beserta anggota mendatangi TKP guna mengamankan diduga pelaku dan BB dari amukan massa.

Berdasarkan hasil pengakuan LH dan ZB bahwa ianya tidak ada niat untuk melakukan penculikan yang tertangkap tangan oleh warga sekitar TKP, namun mereka merasa kasihan dan berniat membantu dengan cara memberikan tumpangan karena cuaca cukup panas.

Baca Juga :  Dapat Beasiswa Dari Pemprov Riau, Gharim Musholla Jadi Pemuncak Yudisium

LH dan ZK mengaku, keberadaannya di hanya kebetulan melintas menuju Jalan Air Hitam dengan maksud untuk survei lokasi tanah yang akan dijadikan lokasi bengkel. (RK/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *