Narkoba Senilai Rp 7,4 Miliar Asal Cina Dikendalikan Napi Lapas Pekanbaru

RiauKepri.com, PEKANBARU – Kepolisian Resor Siak menggagalkan peredaran Narkoba jenis sabu asal Cina yang dikendalikan narapidana Lapas Pekanbaru, Paman alias Heri, di Bundaran Jembatan Siak. Polisi mengamankan barang bukti Sabu seberat 6 kilogram serta ekstasi 4.926 butir dengan nilai 7,4 milir.

“Narkoba diselundupkan dari Cina, kemudian lewat malaysia diteruskan ke perairan Riau Bengkalis,” kata Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Siak Ajun Komisaris Herman Pelani, Jumat, 27 Juli 2018.

Polisi menangkap dua pelaku yakni BY (18) yang berperan sebagai perantara dan RN sebagai supir. Keduanya warga Bengkalis, Riau.

Baca Juga :  Kapolda Riau Bantah Ada Korban Tembak, 110 Napi Sudah Dievakuasi

Menurut Herman, aktifitas para pelaku sudah terdeteksi polisi sejak dua pekan lalu. Namun polisi masih kesulitan memantau keberadaan pelaku menyusul adanya informasi adanya pengiriman narkoba dalam jumlah besar.

“Penangkapan ini merupakan tindak lanjut informasi masyarakat terkait maraknya jalur Pelabuhan Tanjung Buton, Sabak Auh menuju Pekanbaru menjadi pelintasan peredaran narkoba,” ujarnya.

Kapolres Siak Ajun Komisaris Besar Ahmad David kemudian memerintahkan sejumlah personel kepilisian menggelar razia di sejumlah pintu masuk wilayah hukum Siak. Namun akhirnya pada Selasa, 24 Juli 2018 kemarin, kedua pelaku berhasil dibekuk saat melintas di Bundaran Jembatan Siak.

Baca Juga :  Bupati Siak akan Jadikan Haul Sultan Sebagai Wisata Religi

“Saat dilakukan pemeriksaan di dalam mobil pelaku, polisi menemukan narkoba dalam sebuah tas abu-abu,” ujarnya.

Untuk mengelabui petugas, pelaku mengemas sabu dalam enam bungkus besar warna hitam dan 5 bungkus ekstasi yang dililit lakban. Kemudian dimasukkan ke dalam tas yang disandarkan di bagasi berdekatan dengan dua kotak karton berisi buah durian.

Kepada polisi, kedua pelaku mengaku membawa narkoba tersebut dari Kampung Jangkang, Bengkalis menuju Pekanbaru. Pelaku mengaku diperintahkan seorang narapidana yang mendekam di Lapas Pekanbaru, Paman alias Heri untuk menyerahkan barang itu kepada seseorang di Pekanbaru.

Baca Juga :  #2019GantiPresiden di Riau, Neno Dipolisikan, Panitia tak Gentar

“Namun si penerima barang tidak diketahui identitasnya, karena pelaku masih menunggu arahan dan petunjuk dari Paman alias heri,” ujarnya.

Dalam hal ini kata Herman, tidak sulit untuk mencokok dan melakukan pembuktian terhadap Paman yang saat ini berada di Lapas. Sementara kedua pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolres Siak untuk penyelidikan lebih lanjut. (RK9)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *