Kasihan, Listrik PLN Hanya Menyala 14 Jam di Ungar

RiauKepri.com, KARIMUN- Listrik dari PT PLN di Kecamatan Ungar, Kabupaten Karimun, Kepri, hanya menyala 14 jam. Perihnya, hal ini sudah berlangsung sejak belasan tahun yg lalu.

Listrik hanya menyala dari pukul 17.00 WIB samlai pukul 07.00 WIB, padahal setelah Kecamatan Ungar dimekarkan sejak 5 tahun yang lalu, banyak pemakaian listrik diperlukan. Di antaranya peruntukan kantor camat, Puskesmas, Kantor Kua, sekolah, bahkan usaha kilang sagu.

Data yang berhasil dihimpun, jumlah pelanggan PLN di Kecamatan Ungar lebih kurang 1.200 pelanggan, semuanya sudah menggunakan meteran prabayar.

Baca Juga :  Maksimalkan Peran Jalur Selat Malaka

“Janji PLN ketika meteran biasa diubah menjadi pra bayar, akan hidup siang malam,” ujar tokoh masyarakat Ungar, M Rasyid, ketika hadir pada acara reses bersama Hj Rohani belum lama ini.

Menanggapi hal tersebut, HJ Rohani, anggota komisi 1 DPRD Karimun, akan menindaklanjuti keluhan yang disampaikan masyarakat ersebut, bahkan dia berjanji akan menghubungi langsung general manajer PLN.
di Pekanbaru.

“Informasi yang saya peroleh mesin PLN di Kecamatan Ungar sangat layak untuk hidup siang dan malam, dengan jumlah pelanggan lebih kurang 1.200 pelanggan, bahkan didukung pemakaian besar seperti puskesmas, kantor camat, kilang sagu, serta perkantoran lain dan sekolah, ” ungkap Rohani.

Baca Juga :  Gelar Konferensi Pers, Gubernur Kembali Tegaskan Kepri Sangat Siap Terima Wisman

Kepala Ranting PLN Ungar, Khairil, ketika dikonfirmasi membenarkan PLN Ungar hanya menyala 14 jam saja, dan keluhan yang disampaikan masyarakat ini sudah dilanjutkan ke manajer PLN di Tanjungbatu, Kundur.

Mengenai tenaga operasional dan mesin, memang sudah ada penambahan untuk di Ungar, namun Khairil meminta kepada masyarakat untuk bersabar.

“Kami terus mengupayakan agar PLN di Ungar bisa hidup siang malam, mudah-mudahan mendapat persetujuan dari general manajer PLN wilayah Pekanbaru,” ujar khairil. (RK8)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *