Di Dumai, Daging Buaya Dimakan Manusia, Kulitnya Dijual

RiauKepri.com, DUMAI- Satpam PT Pertamina RU II (Persero Dumai), berhasil menyelamatkan tiga ekor buaya yang ditangkap warga. Hewan yang dilindungi ini, dagingnya dimakan sedangkan kulitnya dijual.

Kisah ini terungkap dari penyerahan sukarela satwa dilindungi Undang Undang Buaya muara (crocodylus porosus) sebanyak 3 ekor pada hari Senin, 6 Agustus 2018, pukul 09.30 WIB, yang dilakukan Pertamina RU II Dumai kepada Balai Besar KSDA Riau melalui Seno Haryono selaku Manager HSSE.

Dari keterangan PT. Pertamina RU II (Persero Dumai), Seno Haryono, sekitar awal Juli 2018, anggota security Pertamina RU II yang sedang bertugas/patroli di jalan lintas Dumai-Rohil menjumpai masyarakat membawa buaya muara di dalam keranjang rotan di atas sepeda motor.

Baca Juga :  Walikota Batam dan Bupati Karimun Sambut Baik Kerja Sama dengan Siak

Security segera menanyakan kepada masyarakat tersebut, dan berdasarkan keterangan warga itu, buaya yang dibawanya akan dikonsumsi dan kulitnya dijual.

Karena tau bahwa buaya tersebut dilindungi UU, maka Security mengambil tindakan dengan membawa buaya ke Dumai dan menyerahkan ke Seno Haryono.

Karena buaya kurang sehat, Seno Haryono merawat terlebih dahulu ketiga buaya tersebut hingga sembuh. Setelah kondisi membaik, maka buaya diserahkan oleh PT. Pertamina
ke Seksi Konservasi Wilayah IV Dumai.

Segera setelah itu, Kepala Seksi Konservasi Wilayah II menyerahkan ketiga ekor buaya muara tersebut, langsung di evakuasi dari Dumai dibawa ke Pekanbaru.

Baca Juga :  BM R1 Bukit Batu Ucapkan Rasa Syukur Atas Kemenangan Syamsuar - Edy di Pilgubri 2018

Sekitar pukul 17.00 WIB, ketiga buaya tersebut sampai di Pekanbaru dan dititipkan ke Lembaga Konservasi Kasang Kulim, Kubang untuk perawatan lebih lanjut.

Balai Besar KSDA Riau memberikan apresiasi kepada masyarakat secara umum dan khususnya kepada PT Pertamina RU II Dumai yang telah menunjukkan komitmen dalam upaya penyelamatan satwa di Provinsi Riau. (RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *