KNPI dan FWBS Sungai Pakning Akan Gelar Festival Langgam Melayu

RiauKepri.com, BENGKALIS – Dalam rangka memeriahkan  HUT RI yang keep 73 dan melestarikan budaya Melayu khususnya membangkitkan generasi muda akan lagu bernuansa Melayu. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Bukit Batu dan Forum Wartawan Bukit Batu Bandar Laksamana Sial Kecil (FWBS) Sungai Pakning akan menggelar Festival Langgam Melayu dan Dangdut pada tanggal 27 Agustus 2018 mendatang.

Ketua Panitia Pelaksana Darmayanto mengatakan bahwa acara yang akan digelar di Lapangan Samping WTP Pakning Asal itu, juga didukung oleh Mahasiswa KKN,  IMKA BUBA, Pemerintah Kabupaten Bengkalis,  Pemerintah Kecamatan Bukit Batu dan UPT DLH Bukit Batu dan media online RiauKepri.Com

Baca Juga :  Tanam 1000 Bibit Mangrove, Dukung Pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS)

“Saat ini, lagu-lagu bernuansa Melayu di tengah-tengah gencarnya lagu modren, dikhawatirkan perlahan-lahan mulai ditinggalkan oleh generasi muda, oleh karena itu festival yang akan kita gelar nanti bertujuan untuk membangkitkan semangat melestarikan lagu melayu maupun lagu dangdut di daerah kita ini khususnya Negeri Laksamana yang terdiri dari Kecamatan Bandar Laksamana,  Bukit Batu dan Siak Kecil,” ujar Darmayanto.

Bagi seniman – seniman lokal yang berminat untuk mengikuti festival kata Darmayanto,  diharapkan segera mendaftar karena peserta terbatas.

“Yang minat untuk mengikuti festival, segera daftarkan diri melalui salah satu kontak person panitia : Sinta Dahlia 081372005620, Ayu Rahmawati 082285564827, Riyan 085364667282 dan  Anto 085271509212,” paparnya.

Baca Juga :  Kilang Sagu Along di Meranti Ludes, Ini Penyebabnya

Dijelaskannya bahwa festival terdiri dari dua kategori yaitu Langgam Melayu dan Lagu Dangdut,  setiap peserta hanya dibolehkan mengikuti satu kategori.

“Untuk pilihan lagu wajib dan lagu bebas akan kami sampaikan pada informasi selanjutnya.” tambah Darmayanto.

Melalui penyelenggaraan festival ini diharapkan agar dapat melestarikan dan membangkitkan kejayaan lagu-lagu melayu dan dangdut yang pernah menjadi idaman masyarakat, sekaligus untuk menyalurkan bakat pecinta seni tarik suara untuk terus mengasah bakat dan kemampuan agar bisa mengharumkan nama daerah hingga ke jenjang yang lebih tinggi.

Baca Juga :  HUT TNI ke-74 di Dumai Hadi Tjahjanto; Waspadai Fenomena Kebangkitan PKI

“Kita juga berterimakasih kepada pihak yang bekerjasama maupun akan mendukung suksesnya agenda ini, termasuk Bapak Bupati Amril Mukminin yang terus berkomitmen untuk mendukung pelestarian seni dan budaya melayu di Negeri Junjungan yang kita cintai,” tutup pria yang akrab disapa Anto ini. (RK4)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *