Penghadangan Neno Warisman Mempermalukan Bumi Melayu

RiauKepri.com, PEKANBARU- Penghadangan  kedatangan Presedium #2019 Ganti Presiden Bunda Neno Warisman oleh sekelompok massa di Bandara SSK III Pekanbaru, Sabtu (24/8/2018) sebuah tindakan yang memalukan dan bisa merusak citra Tanah Melayu yang dikenal aman dengan penduduknya yang mengedepankan kesantunan. Terlepas apa tujuan kedatangan ke Bumi Lancang Kuning, tindakan penghadangan di pasilitas umum tidak dibenarkan secara hukum.

Hal itu disampaikan tokoh muda yang juga budayawan Riau Edi Ahmad RM kepada awak wedia Sabtu (24/8/2018) di Pekanbaru. Edi RM yang berada di lokasi penghadangan, meminta aparat penegak hukum baik TNI dan Polri untuk menjalankan tugas termasuk menertibkan tindakan sekelompok masa yang melakukan tindakan yang tak bertanggungjawab.

Baca Juga :  Tekan Wabah Virus Covid-19, Pekerja Perusahaan di Dumai Dicek Kesehatan

“Terlepas apa maksud dan tujuan kedatangan Mbak Neno, upaya penghadangan ini tidak dibenarkan baik secara hukum maupun nilai-nilai kebudayaan Melayu yang selama ini dikenal santun dan beradab,” ujar Calon Anggota DPD RI 2019 ketika sedang berada di lokasi penghadangan.

Oleh karena itu, Edi RM meminta aparat untuk segera bertindak secara profesional untuk menghentikan penghadangan tersebut.

“Karena ini sangat miris dan memalukan orang Melayu,” tegas Edi RM. (RK1)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *