HuKrimPekanbaruRiau

Ini Modus 2 Staf PT Perkosa Murid SD Hingga Hamil 7 Bulan

RiauKepri.com, PEKANBARU- Memang luar biasa bejatnya dua staf salah satu Perguruan Tinggi (PT) swasta di Pekanbaru ini, sebelum menikmati tubuh murid SD itu mereka membawa korban ke tempat kerjanya.

Nur (47), ibu kandung korban kepada wartawan menceritakan,
anaknya kalau keluar rumah diajak tersangka US, selalu dengan alasan ke kampus tempat kerjanya karena ada pekerjaan mencuci piring.

Setelah dari kampus, kata Nur,
anaknya diajak ke hotel oleh pelaku. Pelakunya inisial RP (50) dan US (60) yang bekerja di bagian tata usaha.

US itu, jelas Nur, masih tetangganya dan masih ada hubungan keluarga. “Anak saya manggil US kakek. Tali persaudaraan dari bapaknya,” kata Nur.

Kalau US ingin membawa anaknya, jelas Nur, selalu minta izin. Alasannya membantu nyuci piring di kampus. Upah nyuci piring nantinya bisa menambah keuangan keluarga yang hanya pemulung.

“Selain dibawa ke hotel, juga anak saya di bawa karaoke. Saya nggak menyangka mereka telah berbuat keji seperti itu ke anak saya. Mereka sudah menipu saya. Kami ini orang susah nggak tau apa-apa,” kata Nur.

Atas perbuatan dua staf di PT swasta itu, murid SD tersebut hamil 7 bulan. Kehamilan bocah inipun ketahuannya oleh tetangga karena melihat perut anak Nur terus saja membengkak. Begitu dibawa ke Puskesmas ternyata murid SD itu hamil.

Semula korban tidak mau memberi tau siapa pelakunya namun setelah didampingi Lembaga Bantuan Perlindungan Perempuan dan An‎ak Riau (LBP2AR), di kantor polisi akhirnya korban menceritakan semua apa yang dia alami. (RK1/*)

Baca Juga :  Karena Hamil Diperkosa, Korban Berhenti Sekolah di Kelas VI SD
Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *