38 Ekor Kakatua “Menyeret” Warga Jember ke Sel Polres Inhil

RiauKepri.com, INHIL- RW (30) warga asal Jember, Jawa Timur, ditangkap saat berada di Jalan Beringin, Kelurahan Sei Beringin, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir. Saat itu tersangka berupaya transaksi jual beli burung kakatua sebanyak 38 ekor.

“Penangkapan terhadap pelaku RW, yang menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup berupa burung kakatua sebanyak 38 ekor, dijerat Pasal 40 ayat (2) UU nomor 5 Tahun 1990,” ujar Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony Putra, kepada wartawan, Kamis (6/9/2018).

Baca Juga :  Menuduh Kelompok Seni

Chris menyebutkan, dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa 38 ekor kakatua dan 7 buah kandang burung. ‎Puluhan burung itu digabung dalam kandang yang terbatas, untuk dijual kepada masyarakat yang membelinya.

“Penangkapan berawal dari informasi yang didapat petugas,  bahwa ada seseorang yang menyimpan burung kakatua di jalan Sei Beringin. Kemudian petugas melakukan penyelidikan akan informasi tersebut,” kata Chris.

Lalu polisi menemukan sejumlah burung kakatua itu yang disimpan pelaku di rumah seorang warga bernama Gunanto, di Jalan Beringin itu.Setelah dilakukan Interogasi secara lisan terhadap Gunanto, dia mengaku burung itu milik RW dan Is‎.

Baca Juga :  Perkuat Eksistensi Pengusaha Lokal, Kadin Dumai Kunjungi Perwakilan Ombusdman Riau

“Saat ini saudara RW beserta barang bukti burung kakatua telah diamankan di Mapolres Inhil guna proses lebih lanjut. Sedangkan Is masih sebagai saksi,” ucapnya. (RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *