11 Terduga Illegal Fishing di Rohil, 3 Didor, 1 Tewas

RiauKepri.com, ROHIL- Sebelas orang terduga pencurian hasil laut atau illegal fishing dari provinsi tetangga, berhasil dicegah Sat Pol Air Polres Rohil. Dalam penindakan ini, moncong senjata polisi terpaksa menyalak. Akibatnya, tiga orang rebah kena dor dan satu di antaranya tewas.

Kasus ini tejadi pada Ahad, tanggal 09 September 2018, sekira pukul 22.40 WIB, di Perairan Pulau Panipahan, Kecamatan Palika dengan Perairan Pulau Halang, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rohil, persisnya di titik kordinat N. 02°26.772 – E. 100°38.191.

“Tembakan mengenai badan kapal dan 3 orang tersangka. Satu tersangka meninggal dunia karena luka tembak di dada, 2 orang kritis dengan luka tembak di kepala dan pinggul. Kemudian kapal pelaku kabur,” kata Kapolres Rokan Hilir AKBP Sigit Adiwuryanto, kepada wartawan, Senin (10/9/2018).

Baca Juga :  Pemulihan Ekonomi di Riau Sejalan Dengan Pemulihan Lingkungan

Sigit menjelaskan, awalnya petugas Sat Polair melakukan patroli laut di sepanjang perairan Panipahan dan Kubu, lalu mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya kapal nelayan sebanyak 7 unit melakukan pencurian kerang. Pihak kepolisian pun melakukan pengejaran terhadap kapal para tersangka.

“Dikarenakan kapal Sat Polair tidak memungkinkan untuk melakukan pengejaran, petugas meminjam kapal masyarakat yang lebih besar,” ucap Sigit.

Setelah sampai di perairan sekitar Pulau Halang, petugas Sat Polair melakukan penghadangan terhadap kapal dan melakukan tembakan peringatan ke atas, namun tidak dihiraukan oleh para tersangka.

Baca Juga :  Said Hasyim Singung Masalah Mutasi, Siapa Mentimun Bungkuk?

“Kapal para pelaku berupaya menabrak kapal petugas, hingga akhirnya dilakukan tindakan tegas dengan menembak ke arah kapal para tersangka,” kata Sigit.

Berdasarkan info dari Polsek Panipahan, sambung Sigit, tersangka yang tertembak berada di Puskesmas untuk berobat.  Saat ini kapal dan para tersangka dibawa ke Satpolair Polres Rokan Hilir. Sedangkan tersangka yang meninggal dibawa ke rumah duka.

‎Sigit membeberkan, pelaku yang meninggal dunia karena ditembak polisi yakni Manggor, mengalami luka bagian dada. Agus mengalami kritis akibat ditembak bagian kepala sebelah kanan, Iwan luka tembak di pinggul sebelah kanan.

Baca Juga :  4 Perambah Cagar Biosfer Bengkalis Ditangkap, 1 Diantaranya Mantan Anggota

Sementara masing-masing tersangka lainnya yang ditangkap namun tidak terkena tembakan antara lain, Sumiran (41), ‎Izil (34), Nuryadin (23), Zul (24), Hery, Herman (25), Karlan, Safrudin (45). Mereka semua merupakan warga Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

“Barang bukti yang disita berupa ‎kapal penangkap kerang milik Omsi (39), seorang pengusaha nelayan warga jalan Kereta Api, Tanjung Balai Asahan, Sumut, serta 50 karung goni berisi kerang,” ungkap Sigit. (RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *