Di Depan Istrinya, Kades Keramat Jaya Kena “Hentak” Warga Pakai Buah Kelapa

RiauKepri.com, INHIL- Di depan istrinya, seorang Kepala Desa Keramat Jaya, Kecamatan Pulau Burung l, Kabupaten Indragiri Hilir, kena hentak alias dipukul dengan buah kelapa oleh warganya sendiri, Selasa (11/9/2018), sekira pukul 09.20 WIB.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, melalui Kapolsek Pulau Burung Iptu Junaidi, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Kapolsek menceritakan kronologis kejadian yang bermula saat Kepala Desa Keramat Jaya,
SN (48 tahun) dan istrinya, bermaksud hendak menghadiri acara Peringatan Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1440 H, di Desa Sapta, Jaya Kecamatan Pulau Burung, dengan mengendarai sepeda motor.

Baca Juga :  Bupati Amril Lantik 11 Kades Kecamatan Bengkalis dan Bantan

Namun sesampainya di TKP, tepatnya di Kanal Blog 20, SN melihat WD, sang pemilik kavling, sedang memuat buah kelapa ke dalam pompong miliknya. Pak Kades berhenti dan menghampiri WD, lalu bertanya penyebab batang kelapa yang ada di kavlingnya belum ditumbang. Padahal, berdasarkan hasil musyawarah di Kantor Desa Keramat Jaya, telah disepakati bahwa batang kelapa yang mengarah ke tepi kanal dan mengganggu arus atau jalur kanal, ditebang oleh pemiliknya sendiri.

Namun penyampaian Pak Wali tersebut, tidak diterima dengan baik oleh sang warga, sehingga yang tejadi malah timbul pertengkaran antara Kepala Desa dengan warganya.

Baca Juga :  Kamis, Dr.Junaidi Dilantik Jadi Rektor Unilak 2019-2023

WD yang emosi kemudian mengambil 2 buah kelapa yang telah dikupas kulitnya dan langsung memukulkannya ke kepala dan pipi sebelah kiri SN.

Setelah itu, terjadi perkelahian, dan mengakibatkan SN terjatuh. Dalam kondisi tersebut, WD lalu mencekik leher SN, hingga akhirnya dilerai oleh orang yang ada disekitar.

Kejadian tersebut mengakibatkan SN mengalami luka memar pada kepala bagian belakang sebelah kiri, luka memar pada pipi sebelah kiri, luka gores di bagian pelipis mata dan luka bekas gigitan pada jari manis. Sedangkan sang warga, juga mengalami luka bekas gigitan pada lengan dan luka memar akibat pukulan dengan menggunakan bambu.

Baca Juga :  Mantap, Riau Rangking 3 Destinasi Wisata Halal di Indonesia

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Pulau Burung. (RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *