PekanbaruPolitikRiau

Gugatan Kasus Bacaleg tak Cukup Umur Diterima Bawaslu Riau

RiauKepri.com, PEKANBARU- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau menggelar sidang putusan pendahuluan dugaan pelanggaran Pemilu di jalan Adisucipto, Pekanbaru, Jumat (14/9/2018). Sidang dimulai sekitar pukul 15.30 WIB, pelapor dan terlapor hadir dalam sidang ini.

Syintia Dewi Ananta sebagai pelapor, dan salah seorang Bakal Calon DPD Daerah Pemilihan Riau merasa diperlakukan tidak adil oleh KPU. Dia menganggap dasar putusan TMS KPU Provinsi Riau kepada dia, disebabkan karena pelapor masih berusia 20 tahun, 5 bulan.

Pada tanggal 7 September 2018, Syintia menyampaikan dugaan pelanggaran administrasi Pemilu yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau ke Bawaslu Provinsi Riau lantaran KPU Provinsi Riau telah mencoret namanya disebabkan usia pelapor belum sampai 21 tahun alias tak cukup umur.

Gema Wahyu Adinata selaku Ketua Majelis Sidang membacakan secara lengkap dan jelas materi laporan hingga pernyataan/putusan sidang.

Dalam kasus ini, majelis memutuskan laporan pelanggaran admisitrasi Pemilu diterima dan akan ditindak lanjuti dengan sidang pemeriksaan yang akan diselenggarakan pada hari Senin, 17 September 2018, bertempat di Ruang Sidang Bawaslu Riau, Jalan Adisucipto, Pekanbaru.

Sidang tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis, Gema Wahyu Adinata dengan Anggota Majelis Rusidi Rusdan dan Hasan. (RK1/rls)

Baca Juga :  Pindahkan Kain Jemuran, Nyawa Warga Pelalawan Ini Melayang
Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close