BintanKepulauan Riau

Pemkab Bintan Kembali Naikkan Operasional RT/RW

RiauKepri.com, BINTAN – Menjelang akhir tahun 2018, RT/RW se Kabupaten Bintan mendapat kado gembira. Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menuturkan bahwa dirinya akan kembali menaikkan operasional bagi RT/RW terhitung ditriwulan ke empat tahun 2018 ini.

” Sekarang kebutuhan hidup masyarakat bertambah, maka dengan adanya kenaikan insentif operasional bagi para ketua RT/RW diharapkan kinerja mereka dapat lebih maksimal kepada masyarakat ” ujarnya saat di Desa Toapaya Utara, Kec Toapaya beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Bintan Ronny Kartika mengatakan bahwa kenaikan insentif operasional bagi RT/RW akan diterapkan di triwulan ke empat tahun 2018 ini. Dikatakannya juga , bahwa kenaikan operasional sebesar Rp 100 ribu rupiah tersebut merupakan realisasi dari keinginan Bupati Bintan H Apri Sujadi, S Sos saat penyerahan insentif triwulan ketiga.

” Dimasukkan ke dalam anggaran realisasi triwulan ke empat melalui APBD Perubahan 2018 , dengan kenaikan Rp 100 ribu rupiah atau sebesar Rp 550 ribu rupiah/bulannya dari Rp 450 ribu rupiah. Jadi setiap RT/RW nantinya akan menerima Rp 1.650.000,- di triwulan ke empat ini ” ujarnya, Minggu (23/9).

Dikatakannya juga, bahwa jumlah RT/RW yang menerima insentif operasional tersebut sebanyak 803 orang RT/RW yang terdiri atas Jumlah RT/RW Kelurahan sebanyak 305 orang RT dan 85 orang RW lalu, Jumlah RT/RW Desa sebanyak 300 orang RT dan 113 orang RW.

” RT/RW ini garda terdepan pelayanan masyarakat, jadi harus bisa mengayomi warga. Jangan lihat insentifnya, tapi amal ibadahnya ” ujarnya menambahkan.

Sebagai catatan , sejak menjabat Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos sudah beberapa kali menaikkan insentif operasional RT/RW. Tahun 2015 insentif operasional RT/RW hanya berkisar 300 ribu rupiah lalu tahun 2016 kembali naik menjadi 450 ribu rupiah. Lalu, tahun 2018 , insentif operasional RT/RW kembali naik menjadi Rp 550 ribu rupiah.

Baca Juga :  Doa Masyarakat Kepri untuk Sulawesi Tengah

” Untuk RT RW di wilayah Kelurahan dianggarkan melalui APBD Perubahan, sementara RT RW desa di backup dalam APBDesa Perubahan. Insyaallah bulan Oktober nanti akan kita serahkan ” tutupnya.(RK11)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *