HuKrimPelalawanRiau

Belasan Warga Pelalawan Ditangkap Polisi, Ini Sebabnya

RiauKepri.com, PEKANBARU- Sebanyak 19 orang yang diduga melakukan tindak pidana ilegal loging atau pembalakan kayu secara ilegal, diamankan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau. Bersamaan dengan itu, petuga juga berhasil menyita barang bukti 52,8 ton kayu jenis Meranti.

“Terduka berjumlah 19 orang kita tangkap dari pengungkapan ilegal loging ini,” ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto Kamis (11/10/2018).

Polisi turut menyita satu unit kapal tradisional bermesin atau pompong, sampan dan peralatan penebang hutan seperti chainsaw dan benda tajam jenis parang. Kasus ini berdasarkan laporan warga yang diterima Ditreskrimsus Polda Riau.

“Kemudian petugas melakukan penyelidikan ke kawasan hutan melalui jalur darat dan udara saat patroli dengan helikopter,” kata Sunarto.

Polisi menemukan 52 ton kayu yang telah diolah menjadi lempengan papan dan balok tersebut. Kemudian polisi menyita kayu dari dalam kanal perusahaan konsesi HTI, PT SPA, Kabupaten Pelalawan.

“Para pelaku menggunakan kanal sebagai jalur utama para tersangka untuk mengangkut kayu dari dalam hutan. Kanal milik perusahaan PT SPA,” kata perwira menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 1992 ini.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Arif Gideon Setiawan menjelaskan seluruh kayu yang disita tersebut ditemukan dalam bentuk rakitan di dalam kanal perusahaan itu.

Namun Gidion menyebutkan PT SPA tidak terlibat dalam kejahatan lingkungan pembalakan liar itu. Dia menjelaskan lokasi penebangan kayu berada di luar wilayah konsesi.

“Sebab, lokasi penebangan kayu tidak di lahan konsesi PT SPA. Titik tebang di hutan desa Serapung, lalu dibawa keluar dari dalam hutan melewati kanal,” kata Gidion.

Para tersangka masing-masing MY (25), Dr (34), Mr (44), Uw (44), An (40), Di (21), KL (26), Rk (20), Yn (31), In (25), Al (27), Az (47), By (29), Ar (29), Rb (23), Sy (38), Ro (41), Ad (46) dan Sf (42).

Baca Juga :  Oknum PNS di Rohul Ini Akhirnya Sengsara Karena Ganja

Mereka secara bersama-sama dijerat dengan Pasal 82 ayat 1 huruf b, dan atau 83 ayat 1 huruf B UU RI 2013 tentang pencegahan perusakan hutan. (RK1/*)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *