PendidikanRiauSiak

Dosen Unilak Narasumber Seminar Nasional Pelindungan Perempuan dan Anak

RiauKepri.com, SIAK- Dosen Universitas Lancang Kuning yang juga Wakil Dekan III Fakultas Hukum, Dr.Fahmi. SH.MH, menjadi narasumber dalam seminar nasional tentang perlindungan anak dan perempuan di Kabupaten Siak.

Acara ini digagas oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Siak, Selasa (16/10/2018), yang berlangsung satu hari penuh dan dibuka oleh Wakil Bupati Siak, Alfedri, dan dihadiri oleh 200 peserta yang berasal dari berbagai bidang seperti kepala desa, guru, pegawai negeri dan aktivis wanit.

Selain Dr.Fahmi.SH.MH yang juga sebagai pembicara juga tampak Dr.Imriati Fuad,SH.MH Kabag Hukum Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan anak Pusat.

Dalam seminar sehari ini Fahmi mengatakan, bahwa kekerasan terhadap anak dan wanita di Kabupaten Siak dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Menurutnya, dalam perlindungan anak dan perempuan, sekolah, keluarga dan lingkungan memiliki peran yang sangat penting karena ketiga bidang ini adalah tempat beraktifitas yang paling sering dilakukan bagi perempuan dan anak-anak dan sering terjadi tindak kekerasan.

Fahmi menambahkan, dalam peraturan banyak undang-undang yang mengatur tentang perlindungan perempuan dan anak. Di antaranya KUHP, undang-undang no 23 tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga, UU perkawinan, undang-undang pernikahan, undang undang pengadilan anak, dan lain lain.

Banyak faktor yang menyebabkan kekerasan terhadap anak dan perempuan cenderung meningkat. Di antaranya penyebabnya permasalahan ekonomi, komunikasi yang tidak baik, judi/alkohol/narkoba dan perselingkuhan/pihak ketiga,” papar Fahmi.

Untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, jelas Fahmi, dapat dilakukan dengan peningkatan keimanan di lingkungan keluarga, komunikasi timbal balik yang baik, mendidik anak dengan tidak kasar, dan melakukan dialog jika terjadi masalah.

Seminar ini berlangsung dengan baik para peserta diberikan kebebasan untuk bertanya. (RK7)

Baca Juga :  Ini Aksi Nyata di Riau untuk Memulihan Lingkungan dan Penghijauan
Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *