Perusahaan Malaysia Investasi di Kawasan Industri Tanjung Buton

RiauKepri.com, SIAK- Bosowa Corporation salah prusahaan yang ditunjuk oleh Pemkab Siak untuk mengelola oprasional pelabuhan di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), memfasilitasi pelaksanaan MoU dengan perusahaan asal negeri tetangga Malaysia, PT BGMC (Building Green, Modern Contrution), untuk melakukan kerjasama dengan prusahaan lokal PT STI (Siak Terminal Indonesia).

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara dua pimpinan prusahaan dari PT STI diwakili oleh Abdul Muis sebagai direktur dan dari PT BGMC, Tan Sri Barry Goh. Helat ini disaksikan langsung oleh Founder Bosowa Corporate, H Aksa Mahmud, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi serta Ketua Dewan Siak Indra Gunawan.

Baca Juga :  Program Pascasarjana Unilak Yudisium, 59 Mahasiswa S2

Bupati Siak, H Syamsuar, melaui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kantor Bupati Siak, H Hendrisan, menyampaikan, MoU ini menunjukan keseriusan pihaknya dalam pengembangan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB).

“MoU yang dilakukan merupakan keseriusan kita untuk percepatan KITB dan kita ingin daerah ini maju dengan adanya investor asing berinvestasi di sana,” ujar Hendrisan, Selasa (15/10/18).

Karenanya, sambung Hendrisan, patut mengucapkan terima kasih kepada Bosowa melalui anak perusahaan lantaran mampu menyakinkan investor asing berinvestasi di Kawasan Industri Tanjung Buton.

Baca Juga :  Pererat Silaturahmi, LAMR Kota Dumai Gelar Buka Puasa Bersama

“KITB sebagai kawasan industri baru yang masuk dalam proyek strategi nasional mengharapkan adanya investasi dari luar, dengan begitu akan ada lapangan kerja baru bagi putra Siak dan juga berpengaruh bagi Kesejahteraan masyarakat Siak,” ungkap Hendrisan.

Acara yang berlangsung pada Senin (14/10/2018), bertempat di Menara Karya Kantor Bosowa Corporindo Kuningan Jakarta. Kedua belah pihak antara PT BGMC (Building Green, Modern Contrution) dan PT STI akan kembali melakukan pertemuan 23 Oktober mendatang di Pekanbaru.

Masing-masing utusan akan membentuk komisi kerja dalam menindak lanjuti kerjasama di pelabuhan, dari Pemkab Siak akan diwakili Asisten Ekonomi dan Pembanggunan dengan Dnas perhubungan Siak. Pada rapat selanjutnya akan membahas pembangunan sarana dan prasarana di Pelabuhan Tanjung Buton. (RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *