Kakek yang Baik Hati Itu Tewas Terapung di Sungai Primkopal Dumai

Petugas mengevakuasi korban.

RiauKepri.com, DUMAI- Seorang kakek bernama Darwis (70 tahun) yang dikenal baik hati itu, ditemukan tewas terapung di pinggir sungai ‎belakang gudang minyak Primkopal Pelabuhan TPI Kelurahan Laksamana, Kota Dumai, Riau, Senin (22/10/2018). Polisi menyelidiki penyebab kematiannya.

Kepada wartawan, Kapolres Dumai, AKBP Restika Pardamean Nainggolan, mengatakan, korban yang sehari-hari berdomisili di ‎Jalan Jenderal Sudirman Gang Karya 1 Kelurahan Buluh Kasap Kecamatan Dumai Timur, itu dikenal sebagai pribadi yang baik oleh tetangganya.

“Jenazah korban pertama kali ditemukan seorang pedagang di sekitaran pinggir sungai bernama Epi Hendra (51), warga Jalan Kamboja. Kemudian saksi melaporkan ke Sat Polair Polres Dumai,” kata Restika.

Baca Juga :  Begini Cara Edy RM Cari Dukungan untuk Duduk di DPD RI

Atas laporan tersebut, selanjutnya Epi Hendra bersama personel Sat Polair langsung mengecek ke lokasi dan melihat sesosok mayat tersebut dengan posisi telungkup dalam lumpur tepi sungai Dumai.

Lalu personel Sat Polair menghubungi Unit Identifikasi Polres Dumai. Sekitar pukul 11.00 WIB‎, personel Identifikasi tiba di TKP dan langsung mengecek kondisi korban yang telah meninggal dunia.

“Kemudian petugas bersama-sama melakukan evakuasi terhadap korban dari TKP dan selanjutnya dibawa ke RSUD Dumai menggunakan mobil ambulans RS Bhayangkara Dumai,” kata Restika.

Baca Juga :  Lebih 3 Ribu Warga Riau Ikut Reuni 212

Tim medis pun langsung melakukan visum atau tindakan medis. Polisi juga memanggil anak perempuan korban, Sopi (45), untuk diberitahukan kondisi ayahnya tersebut.

Kepada polisi, Sopi menyebutkan pada Minggu (21/10) sekitar pukul 17.00 WIB, ‎‎ayahnya meminta minum ke dalam kedai warung. Lalu saat ditanya mau kemana, korban menjawab korban mau mengambil daun.

“Korban berjalan melewati samping warung Epi, namun dilarang karena jalannya buntu. Kemudian Epi menawarkan diri untuk mengantar Korban kembali kerumahnya, namun korban menolak,” terang Restika.

Baca Juga :  Hadiri Rakornas Pemantapan Pemilu Serentak 2019: Bupati Bengkalis Himbau Masyarakat Tidak Mudah Terpecah Belah

Setelah kejadian tersebut, Epi tidak melihat korban lagi sampai ditemukan meninggal dunia di pinggir sungai di lokasi.‎ Restika menyebutkan, saat petugas melakukan evakuasi terhadap korban, anaknya turut menyaksikan di lokasi.

“Saat ini korban masih berada di kamar mayat RSUD Kota Dumai untuk dilakukan visum atau tindakan medis untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban,” pungkas Restika. (RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *