Bangun Penangkaran dan Volume Walet Seenak Perut, Ini Aksi Satpol PP Siak

Penangkaran walet yang sempat didatangi Satpol PP Siak.

RiauKepri.com, SIAK– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Siak dalam sepekan ini melakukan razia, mulai dari penyakit masyarakat sampai ke usaha yang mengganggu ketertiban umum, sepeti galian c dan penangkaran walet.

Tersebab menambah bangunan penangkaran walet pada bangunan yang sudah ada, seenak perut alias sesuka hati pemiliknya, lima tempat usaha walet didatangi polisi penegak peraturan daerah itu.

Tak hanya masalah bangunan,
Kakan Satpol Kabupaten Siak Kharuddin, S Sos M.Si, menyebutkan masalah volume suara walet dari kaset yang dibunyikan untuk memancing burung walet, juga ditertibkan.

Baca Juga :  Makan Burung Enggang, 2 Lelaki Kuansing Ini Dijerat Hukum

“Jelas bangunan penangkaran yang ditambah itu melanggar aturan, begitu juga dengan suara volume walet yang dibunyikan. Semuanya bisa mengganggu ketertiban umum. Jadi, jangan sembarang bangun sesuka hati,” ucap Kharuddin, Ahad (28/10/2018).

Adapun pemilik penangkaran walet yang didatangi Satpol Siak di Kota Siak adalah, 1. Siok Cin, di Jalan Prona, 2. Asan di Jalan Sultan Syarif Hasyim, 3. Indrawan di jalan Guntung, 4. Rusli di Jalan Guntung, 5. Dahuan di Jalan Guntung.

“Tindakan yang diambil, untuk pertama ini kita memberitahukan bahwa tidak dibenarkan adanya penambahan bangunan baru, dan juga masalah volume suara kaset walet yang perlu tertibkan,” ungkap Kharuddin.

Baca Juga :  Lagi, Polres Siak Gagalkan Sabu Dari Cina

Untuk kegiatan berikutnya, janji Kharuddin, pihaknya akan memberikan surat edaran tentang suara burung walet dan bangunan tersebut, apa bila nantinya dilakukan razia masih ada pengusaha yang degil alias tak mengindahkan peraturan akan dilakukan penindakan. (RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *