Memperingati HaTeMoR, Teater Matan dan Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Unilak Eksplorasi ‘Hoax’

RiauKepri.com, PEKANBARU – Memperingati Hari Teater Modern Riau (HaTeMor) Teater Matan dan mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Indonesia FIB Unilak melakukan eksplorasi di Taman Integritas Ruang Terbuka Hijau Jalan A. Yani. Sabtu, (10/11/2018). Pengunjung RTH yang berlokasi depan Rumah Dinas Walikota Pekanbaru itu pun dengan antusias menonton pergelaran tersebut.

Memperingati hari teater modern sekaligus hari lahir Alm. Idrus Tintin adalah upaya mengambil spirit atau semangat berteater di Riau. Penetapan hari teater modern Riau ini diambil dari hari lahir salah seorang tokoh teater atau seniman yakni almarhum Idrus Tintin pada tanggal 10 November.

Baca Juga :  Meski Perolehan Suara Urutan Kedua, Syam- Edy Tetap Buat Syukuran di Rengat

Membawakan peristiwa-peristiwa yang hadir pada hari ini di negeri ini yang kacau” Teater Matan dengan pementasan teater yang berjudul “Kacau” mengangkat segala hal yang dirasakan oleh masyarakat dengan keresahaan perhelatan perpolitikan, ketidakadilan, hadirnya banyak media sosial yang pada hari ini bagaikan ‘senjata’ untuk membenarkan atau pun menyalahkan suatu pihak. inilah “Kacau”.

Sementara itu, mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Unilak, menggelar pementasan berjudul “Taubat”. Pergelaran ini sejalan dengan  pergelaran Teater Matan yang mengangkat masalah masyarakat hari ini. Jalan yang terbaik adalah mengembalikan semuanya kepada kebenaran yang hakiki, yaitu kebenaran Sang Maha Pencipta.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata Taja Pergelaran Laman Bujang Mat Syam

Hang Kafrawi selaku pemimpin Teater Matan menjelaskan dan juga Ketua Prodi Sastra Indonesia FIB Unilak, menjelaskan bahwa perhelatan ini mendekatkan peristiwa teater kepada masyarakat.

“Hari ini adalah hari teater modern Riau, dan kami memperingatinya dengan menampilkan pementasan teater yang sesuai dengan realitas hari ini. Perhelatan ini yang ke-5 kalinya, setiap tahun kami memperingati hari teater modern Riau dan sekaligus memperingati hari lahir alm. Idrus Tintin yang dulunya adalah seorang penggerak seni teater di Riau ini,” jelas Hang Kafrawi.

Baca Juga :  21 Provinsi Keluar dari Keanggotaan SMSI, Riau Deklarasi JMSI

Bambang salah seorang aktor Teater Matan memulai pergelaran ini dengan dialog-dialog kritis tentang keadaan sekarang ini.”Pada hari ini kita dibenturkan dengan isu-isu, kebohongan-kebohongan. Semua ini demi kekuasaan, demi kepentingan. Ada lagi yang menyuburkan kekacauan yaitu Hoax. Di mana-mana Hoax, kita berperang Hoax. Kacau!,” tegas Bambang.

Laporan : Berlian

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *