Berkunjung ke Siak, Ini Kesan Taruna Akademi Angkatan Laut Tingkat IV

Syamsuar saat memasuki Gedung Maharatu untuk bertemu ramah dengan Taruna Akademi Angkatan Laut Tngkat IV.

RiauKepri.com, SIAK- Pemerintah Kabupaten Siak menyambut baik kedatangan Taruna Akademi Angkatan Laut Tingkat IV dari Surabaya, Rabu (14/11/2018), ke daerah bekas kerajaan Melayu Islam itu.

Kunjungan ini dalam rangka menjalankan tugas praktek dari akademi angkatan laut yang di pusatkan di Kota Dumai dan melakukan pesiar ke Kabupaten Siak dengan melihat situs sejarah Kebudayaan Melayu Islam.

Selain berkesempatan mengunjungi istana, sebanyak 122 taruna mengikuti kegiatan ramah-tamah dengan Bupati Siak di Gedung Mahratu dengan penuh keakraban.

Keramah tamahan dari Pemkab Siak sangat dirasakan semua rombongan yang datang berkunjung, hal ini yang disampaikan oleh Komandan Satuan Tugas Akademi Angkatan Laut, Letnan Kolonel Laut, Filda Malari SE.

Baca Juga :  DBH Sektor Pajak Siak 2017 Capai Rp 32 Miliar

Menurut Filda, kegiatan taruna ini berlokasi di Kota Dumai dalam rangka melaksanakan tugas praktek jalayuda dari akademi yang meliputi praktek nafigasi permesinan elektrisi, administrasi logistik, praktek pendataran pasukan dan lain-lain.

“Kegiatan ini merupakan tugas akhir dari taruna, dan pada bulan Juli tahun 2019 para perwira ini akan di lantik menjadi perwira dua. Rencananya usai dari Kota Dumai perjalnan taruna akan dilanjutkan ke Kota Malang dan Surabaya,” ucap Filda.

Sementara itu, Pjs Komandan Angkatan Laut Dumai, Agung Jaya Sartika, memuji keindahan Kota Siak. Katanya, kota ini bersih dan asri serta kental dengan Budaya Melayu, apalagi memiliki pemimpin yang sangat ramah kepada tamu-tamu yang datang.

Baca Juga :  Nazar Suharmanto Memotivasi Syamsuar Bekerja Sepenuh Hati

Selain itu, ia berkomitmen kedepan akan tetap menjaga keamanan dan ketentraman di Provinsi Riau serta akan memberantas Narkoba.

Bupati Siak, Drs H Syamsuar Msi, dihadapan para taruna akademi angkatan laut Surabaya menceritakan sekilas tentang sejarah Sultan Syarif Kasim. Beliau adalah Sultan ke 10 Siak Sri Indrapura, dan keteladanan Sultan berjuang dengan jiwa raga serta harta untuk melawan penjajah, mendukung Indonesia merdeka dan nasionalisme yang kuat.

“Beliau siap bersusah dengan menyerahkan kedaulatan Kerajaan Siak kepada NKRI dan mempersembahkan uang sebesar 13 juta gulden kepada Presiden Republik Indonesia, Soekarno, setelah Indonesia merdeka,” kata Syamsuar.

Baca Juga :  Buah Manis Pertemuan Kepala Daerah Riau di Jakarta, Rp2,5 T Cair

Selain itu, sambung Syamsuar, Sultan Syarif Kasim, juga berjuang tidak hanya untuk Riau melainkan sampai ke Sumatera Utara dan Aceh.

Gubernur Riau terpilih itu juga menjelaskan tentang Kota Siak yang dulunya hanya sebuah kecamatan kecil, sekarang tumbuh dan berkembang pesat dengan berbagai prestasi dan penghargaan yang tekah di terima.

Kedepan Bupati Siak ini komit terhadap dunia pariwisata yang ada di Provinsi Riau agar perekonomian masyarakat meningkat. (RK1/*)

Loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *