“Sekali Dayung,” Dua ‎Bocah Dicabuli Pelatih Dayung di Riau Ini

Tersangka pencabulan.

RiauKepri.com, PEKANBARU- M Amin (48), salah seorang pelatih dayung di Riau ini mendekam di balik jeruji besi. Pasalnya, dia dituduh “sekali mendayung” dua bocah yang diketahui atletnya dicabuli.

Dua orang yang melapor ke Polresta Pekanbaru, satu korban pria berusia 12 tahun, dan satunya lagi perempuan berusia 15 tahun.

“Korban mengaku berulang kali dicabuli pelaku, lokasinya juga berpindah-pindah. Ada di hotel, kadang di rumah kos-kosan,” ujar pendamping hukum korban dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Asmanidar SH, Kamis (15/11/2018).

Baca Juga :  Polsek Batanggangsal Tangkap Pria Bawa Sabu

Asmandiar menyebutkan, peristiwa itu terjadi sejak beberapa bulan lalu. Namun korban baru berani menceritakan apa yang dialaminya kepada orang tua mereka setelah sikapnya berubah. ‎Kemudian orang tua para korban mengadukan kejadian itu ke P2TP2A dan diteruskan ke Polresta Pekanbaru.

“Kita mendampingi korban untuk membuat laporan beberapa waktu lalu. Dan kemarin pelaku ditangkap polisi,” ucap Asmanidar.

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhia Dianda saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan itu. Dia menyebutkan, kasus tersebut sedang ditangani penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Pekanbaru.

Baca Juga :  Hadiri Pertemuan Rakyat, Wagub Ungkapkan Permasalahan Pecepatan Perluasan Perhutanan Sosial dan Tora

“Ya, benar kasusnya. Pelaku inisial MA (M Amin) sudah ditangkap‎ petugas di Jalan Tirtonadi Pekanbaru,” ujar Budhia.

Budhia menyebutkan, kedua korban telah divisum dan dimintai keterangannya setelah membuat laporan pada 5 November, serta 12 November 2018. “Kedua korban masih di bawah umur dan berstatus pelajar,” jelasnya.

Lokasi pencabulan dilakukan pelaku di hotel berbintang Pekanbaru, seperti hotel Pangeran, Mutiara Merdeka. Pelaku juga pernah mencabuli para korban di kos-kosan.

“Pelaku mengiming-imini korban dengan uang dan akan dijadikan atlet dayung. Saat ini pelaku ditahan di Mapolresta Pekanbaru untuk kepentingan penyidikan,” ucapnya. (RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *