Buruh Angkut di Rumbai Bawa Sabu 4 Kilogram

Polisi saat menunjukan barang bukti sabu seberat 4 kilogram.

RiauKepri.com, PEKANBARU- NSS yang sehari-hari berkerja sebagai buruh angkut yang tinggal di Jalan Siak 2, Pasar Maronan, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, diamankan polisi lantaran kedapatan membawa Narkona jenis sabu sebanyak 4 kilogram.

Hal ini disampaikan Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto SIK SH MH, melalui Kapolsek Tampan, Kompol Kari Amsah SH SIK, dalam konfrensi pers Senin, tanggal 19 November 2018 sekira pukul 10.00 WIB di lobi Polsek Tampan.

Tampak juga dalam helat itu, Wakapolsek Tampan AKP Rudi N SH, Kanit Res Polsek Tampan Iptu Aris Gunadi SIK Panit Reskrim Ipda M Aprino Tamara STrK dan Kasubbag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhia Dianda.

Baca Juga :  Hari Adhyaksa ke 59, Kejaksaan Negeri Bengkalis Gelar Festival Layang

Kari menyebutkan, terungkapnya kasus Narkoba ini berawal dari informasi yang didapat dari masyarakat oleh anggota Reskrim Polsek Tampan, adanya seorang laki-laki diduga membawa narkotika jenis sabu-sabu dalam jumlah cukup besar di wilayah Rumbai.

Menyusul info itu, Kapolsek Tampan memerintahkan Kanit Reskrim Iptu Aris Gunadi SIK dan anggota opsnal untuk melakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut.

Setelah dilakukan penyelidikan selama kurang lebih 2 minggu didapati informasi jadwal transaksi narkoba tersebut, dan transportasi yang digunakan tersangka.

Sabtu, tanggal 10 November 2018 sekira pukul 06.00 WIB, di bawah pimpinan langsung Kapolsek Tampan bersama Kanit Reskrim dan anggota Opsnal Polsek Tampan, dilakukan penangkapan terhadap pelaku.

Baca Juga :  Covid-19 di Dumai Belum Terkendali, Parulian: Pengaruhi Sendi Kehidupan

“Saat dilakukan penangkapan pelaku menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat dan target diberhentikan selanjutnya dilakukan penggeledahan tas yang dibawa pelaku, didapat didalam tas yang dibawa pelaku empat paket besar yang diduga sabu,” kata Kari.

Selanjutnya, sambung Kapolsek, tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek tampan untuk proses lebih lanjut. “Tersangka merupakan buruh angkut bernama.”

Adapun barang bukti yang disita, 4 paket besar yang diduga berisi narkotika jenis sabu, 1 tas ransel warna hitam yang bertuliskan Revila, 1 unit sepeda motor merk honda jenis bead warna hitam kuning BM 5652 AAG.

Baca Juga :  Bupati Lantik 36 Anggota Bapekam

Tersangka dijerat pasal yang diterapkan Pasal 112 Ayat (2) Undang undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maxsimal 20 th kurungan. (RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *