BintanBudayaKepulauan Riau

Gubernur Kepri: Saya Akan Nyanyi, Eh Salah Baca Puisi

RiauKepri.com, BINTAN- Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Nurdin Basyirun, dinobatkan membacakan puisi pada Festival Sastra Internasional Gunung Bintan (FSIGB), Kamis malam (29/11/2018).

Sebelum membacakan puisi, Nurdin sempat mengucapkan selamat datang kepada para penyair dari berbagai daerah dan negara tetangga. “Ada Taufik Ikram Jamil dari Riau, ada Hoesnizar Hood dari Kepri sendiri. Saya sendiri dari mana? Saya dari Karimun,” kata Nurdin.

Usai mengucapkan selamat datang, Nurdin pun menyebutkan, “Baiklah saya akan bernyanyi, eh salah. Menyanyi pula, saya akan membacakan puisi,” kata Nurdin meralat.

Nurdin hanya membawakan sebuah puisi. Sejak awal dia membacakan puisi, suara Nurdin bernada tinggi sehingga pada bait pertama suaranya langsung serak basah.

Sebelumnya, Taufik Ikram Jamil yang membacekan puisi berjdul,
“Tuah” dan satunya lagu berjudul
“Taming Sari Kuserahkan Kembali” menghentak Telukbakau, Bintan, tempat festival sastra internasional gunung bintan berlansung.

Helat akbar di Tanah Hang Tuah, Bintan, Kepulauan Riau, ini dihadiri 60 penyair dari Indonesia, Malaysia dan Singapura.

Sang penggagas, Rida K Liamsi, dalam sambutannya mengatakan, gagasan perhelatan ini merawat ingatan tentang sejarah. Di Bintan ini 800 tahun yang lalu, tercatat berbagai peristiwa sejarah dan lahir tokoh-tokoh Melayu yang besar.

“Menerbitkan buku bertema Hang Tuah, salah satu cara mengingat Hang Tuah. Tak Hilang Melayu di Dunia, dan inlah menjadi landasannya,” ungkap Rida.

Sebanyak 131 penyair mengirim puisi dan terkumpul sebanyak 1.000 puisi dalam “Jazirah” buku kumpulan puisi. Bercerita tentang tokoh-tokoh sejarah di tanah Melayu.

“Rangkaian helat akbar ini juga ada seminar dengan mengangkat sumbangan penyair kepada sejarah. Parade baca puisi, oleh penyair tentang Hang Tuah pada hari kedua,” ucap Rida.

Baca Juga :  Satu OPD, Hasilkan Satu Inovasi

Perhelatan malam ini, juga menyeragkan Anugerah Jambia Emas kepada Abdul Malik, Budayawan Kepri, yang telah banyak menulis tentang budaya Melayu. Kegiatan ini dipusatkan di Kompleks Purna MTQ Teluk Bakau. (RK2)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *