Sudah 7 Mayat Ditemukan di Perairan Bengkalis Dekat Selat Melaka

RiauKepri.com, BENGKALIS– Kembali kisah nelayan menemukan mayat terapung di Perairan Bengkalis dekat Selat Melaka, kembali menghabohkan. Kali ini tiga mayat Sabtu (1/12/2018). Sehingga total mayat yang ditemukan di perairan tersebut sebanyak 7 orang.

“Ya, hari ini ada 3 jenazah lagi yang kita temukan di perairan, sebagian ada identitas, yang lainnya belum diketahui namanya,” ujar Paur Humas Polres Bengkalis,¬†Ipda Kasmandar Subekti.

Bekti merincikan, tiga mayat tersebut yakni Maya Karina (37), warga asal Mojokerto Jawa Timur. Jenazahnya ditemukan sekitar pukul 11 00 Wib di Selat Malaka Perairan Teluk Pambang Kecamatan Bantan.

Maya mengenakan jaket sweater warna merah motif corak hitam, baju kaos oblong warna hitam dan abu-abu. Celana jeans panjang warna biru dongker. Bra warna merah muda corak putih. Celana sot warna hitam, celana dalam warna hitam-biru. Tinggi badan sekitar 150 cm. Ada juga 1 KTP dan kartu IC atas nama Maya Karina

Baca Juga :  Dihadiri Kadis Koperasi Bengkalis Herman, Yayasan H. Amiruddin Salurkan Bantuan untuk Pelaku UMKM Wilayah Gerbang Laksamana

Sementara mayat lainnya yaitu Mr X, ditemukan sekitar pukul 09.00 Wib, di perairan yang sama. Mayat pria itu menggunakan baju kaos berkerah warna merah maron pada bagian dada kiri bertuliskan nama maskapai penerbangan Air Asia. Dia juga mengenakan celana pendek (boxer) warna ungu. Sedangkan tinggi badan sekitar 168 cm.

Mayat ketiga juga tidak diketahui identitasnya, ditemukan sekitar pukul 12.00 Wib di perairan Desa Perapat Kecamatan Bengkalis, tak jauh dari lokasi mayat lainnya.

Mayat lelaki itu mengenakan baju kaos oblong warna abu-abu pada lengan kiri bertuliskan THERE IS NOT. Juga menggunakan celana jeans panjang warna biru dongker, celana dalam warna abu2 bertuliskan Euguilgai. Tinggi badannya sekitar 160 centimeter.

Baca Juga :  Paguyuban Sunda Kabupaten Bengkalis Dukung AMAN di Pilkada 2020

“Ketiga jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi, seperti mayat sebelumnya,” pungkas Bekti.

Bekti menyebutkan, kepolisian masih menyelidiki penemuan beberapa mayat ini di perairan Selat Malaka itu. Sebab, ada kemungkinan dugaan kapal karam yang ditumpangi sejumlah orang di perairan yang berbatasan dengan Malaysia tersebut.

“Ya, kita dalami dulu informasi tersebut, karena kita masih menunggu hasil otopsi dan laporan kehilangan dari keluarga korban. Baik di Riau maupun di luar daerah,” jelasnya.

Sebelumnya nelayan menemukan 4 mayat di perairan Selat Malaka, Desa Pambang Pesisir Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis. Ada yang memiliki identitas, ada juga tanpa tanda pengenal. Temuan mayat itu belakangan ini menjadi perbincangan warga Riau, khususnya Bengkalis. Tidak ada warga yang kehilangan anggota keluarganya yang melapor ke polisi. Kasus ini sedang diselidiki.
(RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *