Alfedri: Jadikan Kepemimpinan Raja Siak Sebagai Inspirasi Pemuda 2 Negara

Pertukaran Pemuda Indonesia dan Australia

Pemuda Indonesia dan Australia foto bersama Alfedri.

RiauKepri.com, SIAK- Setibanya rombongan Pertukaran Pemuda Indonesia dan Australia (PPIA) tahun 2018-2019 di halaman Kantor Bupati Siak, Jum’at pagi (07/12/2018), langsung disambut Wakil Bupati Siak, Alfedri, didampingi Kepala Bidang Kemitraan Kementrian Dalam Negeri, Abri Eko Nurjanto. Selanjutnya Pancak Silat yang merupakan tradisi masyarakat Melayu dalam menyambut tamu.

Para peserta PPIA yang berjumlah 35 orang itu, sebelum ke Siak sudah tiba di Pekanbaru, Rabu (5/12/2018) dan melakukan pertemuan dengan pemerintah Provinsi Riau. Para muda mudi ini merupakan pilihan dan lulus seleksi dari kedua negara.

Wakil Bupati Siak, Alfedri, mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Dalam Negeri telah menunjuk Kabupaten Siak sebagai tuan rumah dalam program pertukaran pemuda Indonesia dan Australia tahun 2018-2019. Di hadapan delegasi Alfedri mengucapkan Well Come to Siak The Truly Malay.

Baca Juga :  Ini Instruksi Gubri Kepada Bupati/Wako Terkait Penghambatan Penyebaran Covid-19

Dihadapan para delegasi pemuda dua negara Alfedri menceritakan sejarah kejayaan Kerajaan Siak pada masa lalu, yang tidak terlepas karena dipimpin seorang Raja yang masih terbilang muda, raja itu Sultan Syarif Kasim 11 yang saat ini namanya di abadikan sebagai nama Bandar Udara Internasional di Kota Pekanbaru.

“Kita berharap dengan spirit dan kepemimpinan di usia muda Raja Siak Sultan Syarif Kasim ini, dapat menginspirasi generasi muda terutama delegasi para pemuda dari dua negara yang hadir,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jalan Sudirman dan HR Subrantas Ditutup, Ini Jalan Alternatifnya

Dikatakanya, program pertukaran pemuda di dua negara ini tentu melalui seleksi, dan pastinya para pemuda yang dikirim saat ini yang terbaik mewakili negara dan daerahnya. Alfedri berharap para delegasi pemuda ini dapat mentransper nilai nilai positif baik bagi keluarga barunya dan juga pada lingkungan tempat tinggalnya.

“Harapan kita para pemuda inikan orang pilihan mereka sebelum di kirim sudah diberikan trening, selama mereka disini ada hal hal positif yang bisa di tularkan ke masyarakat, baik itu wawasanya, dan juga keahliannya baik seni dan juga pengalamannya,” terangnya.

Baca Juga :  Medsos Salah Satu Pembuka Jalan Cikgu di Pelalawan Main SerongĀ 

Masih kata Alfedri, Melalui kegiatan ini akan terjadi pertukaran kebudayaan, dan para delegasi pertukaran pemuda ini akan di kenalkan tradisi, budaya, kesenian, sejarah melayu. Serta mengunjungi destinasi wisata terbaik yang ada di kabupaten Siak.

“Dari kegiatan ini kita harapkan para delegasi sepulangnya ke daerah nya, bisa mempromosikan pariwisata Siak ke orang Australia, sehingga para wisatawan dari Australi berkunjung ke Siak,” tutup Alfedri. (RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *