Begini Cara SMAN 4 Pekanbaru Menanam Nilai Budaya Kepada Siswa

Siswa SMAN 4 Pekanbaru.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Budaya adalah indentitas suatu bangsa, dengan menanam nilai-nilai budaya SMA Negeri 4 Pekanbaru berusaha membentuk karakter anak bangsa yang nantinya berbudi dan berbahasa.

Sebuah kearifan lokal coba diterapkan di SMA yang berada di Jalan Adi Sucipto dalam komplek AURI. Setiap hari Jumat, pelajar di sana tidak hanya mengenakan baju kurung, khusus laki-laki para pelajar juga mengenakan tanjak.

“Dengan memakai tanjak kita harapkan para pelajar di sekolah kita ini bisa memaknainya. Sehingga nilai-nilai budaya dalam kearifan lokal ini bisa mereka pahami dan terbentuk generasi tangguh yang cinta akan budaya,” kata Kepala Sekolah SMAN 4 Pekanbaru, Yan Khoriana, Jumat (4/1/2019).

Baca Juga :  Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Taja Lomba Cerdas Cermat Kebudayaan Tingkat SLTP se-Provinsi Riau
Siswi SMAN 4 Pekanbaru.

Tanjak yang dipakai pelajar SMAN 4, jelas Yan, adalah tanjak yang digunakan untuk aktifitas keseharian. Namun nilai khazanah budaya Melayu ini tetap tak lekang, karena tanjak itu sendiri bernilai marwah, kehormatan ataupun harga diri.

Pelajar di SMAN 4 tak hanya mengenakan tanjak, namun sebagian pelajar mencintai keterampilan juga diajar membuat tanjak.

“Alhamdulillah, sanggar di SMA kita sudah bisa membuat tanjak sendiri, tentu harapan kita ke depannya hal ini nantinya bisa dikembangkan lagi,” harap Yan.

Mantan Kepsek SMA 2 Siak ini juga mengatakan, dia sudah membuat sejumlah program di sekolah yang dia pimpin dengan muatan lokal. Misalnya, jika selama ini tari persembahan diiringi dengan audio lewat laptop ataupun cd, sekarang sudah musik hidup.

Baca Juga :  Mantap, SMAN 4 Pekanbaru Launching 2 Produk Inovasi Siswanya

“Penari persembahan di SMA kita ini sekarang sudah diiringi dengan musik hidup. Semuanya, baik penari maupun pemusiknya anak-anak kita yang melakukannya. Jelas akan terasa nilai lebih bila tarian diiring dengan musik hidup,” ucap Yan.

Kepsek SMAN 4, Yan Khoriana.

Pada bangunan SMAN 4, kini sedapat mungkin dipadankan Yan dengan simbol-simbol Melayu. Terutama pada bangunan baru yang sedang dalam proses pembangunan.

“Sekarang kita sedang membuat panggung dan bagian atapnya kita pakai selembayung. Panggung ini nantinya menjadi laman bagi palajar kita mengekpresikan diri dalam seni budaya Melayu,” ucap Yan. (RK1)

Loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *