HuKrimPekanbaruRiau

Cowok di Pekanbaru Ini Lempar Bom Molotov ke Rumah Pacarnya

RiauKepri.com,PEKANBARU– Ernawati (62 tahun), warga Jalan Tenayan Raya, Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, jelas tak mau menjadi S.F Bobi.(31 tahun), sebagai menantunya. Pasalnya, lelaki yang tinggal di Jalan Simpang Lima Rawa Wiri, Kecamatan Bukitraya, ini nyaris membunuhnya dengan melemparkan bom molotov atau bom botol berisikan minyak dan bersumbu kain.

Kini Bobi bersama temannya yang ikut membantunya Galih, mendekam di balik jeruji besi Polsek Tenayanraya.

Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Dianda, membenarkan penangkapan kedua tersangka tersebut, sayangnya masih dalam lidik kenapa Bobi yang diketahui pacaran dengan Anike, anaknya Ernawati, nekat melakukan tindakan pidana tersebut.

Budhia menjelaskan, Bobi dan Galih, pada Selasa, 08 Januari 2019 sekira pukul 01.30 WIB, diduga melemparkan bom jenis molotov ke rumah Ernawati.

“Perbuatan tersebut diketahui korban bersama cucunya bernama Duta karena terbangun mendengar jendela samping rumah dipecahkan. Tidak lama kemudian terdengar lagi suara ledakkan di jendela depan rumah dan korban melihat gorden sudah terbakar,” ujar Budhia.

Kemudian, sambung Budhia, korban sempat melihat pelempar molotov dan terkejut ternyata pelaku adalah Bobi yang juga pacar anaknya yang bernama Anike.

Karena mengenali Bobi, Ernawati mencaci-makinya, namun Bobi bertambah marah dan melempar lagi ke dinding rumah depan dan berbunyi ledakan hingga mengeluarkan api.

Puas melakukan perbuatannya, Bobi melarikan diri, dan Ernawati langsung berusaha memadamkan api.

“Akibat kejadian tersebut Ernawati merasa ketakutan dan melaporkan ke Polsek Tenayanraya untuk diusut lebih lanjut” kata Budhia.

Atas kejadian tersebut, polisi mengumpulkan Barang Bukti dan melakukan olah Tempat Kejadian Peristiwa (TKP).

Setelah korban melaporkan kejadian tersebut, jajaran Reskrim bersama anggota Opsnal mencari keberadaan pelaku. Bobi ditangkap di Jalan Rawawiri.

Baca Juga :  Kapolda Riau Dimutasi, Ini Penggantinya

“Tersangka mengakui telah memecahkan kaca nako samping rumah korban dengan menggunakan kayu balok kemudian melemparkan bom molotov ke rumah korban di dekat pintu depan sebanyak 2 kali,” beber Budia.

Tersangka juga mengaku mendengar teriakan makian dari dalam rumah setelah itu Bobi langsung melarikan diri bersama kawannya Galih yang sudah menunggu di Jalan dengan menggunakan sepeda motor Beat warna biru.

Kemudian Kanit Reskrim bersama tim Opsnal melakukan pencarian terhadap Galih yang tinggal di rumah petak kos di belakang kampus UIN SUSKA  Jalan Bangau Kecamatan Tampan Pekanbaru. Galih ditangkap jam 20.00 Wib.

“Setelah itu Bobi dan Galih dibawa ke Polsek Tenayanraya untuk diusut lebih lanjut. Tersangka dijerat Pasal yang disangkakan, Pasal 187 KUHP,” kara Budhia. (RK1/*)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *