Lewat Menko Maritim, Syamsuar Titip Pembangunan Riau ke Presiden

Luhut saat membuka kran irigasi di Siak.

RiauKepri.com, SIAK- Kunjungan (Menko) Maritim RI Luhut Binsar Panjaitan ke Riau dimanfaatkan Gubernur Riau terpilih, Drs H Syamsuar MSi, untuk menyampaikan sejumlah usulan ke Presiden Jokowi Dodo. Sejumlah usulan tersebut diangapnya sangat strategis dalam percepatan pembangunan daerah.

Salah satunya, Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) Kabupaten Siak yang saat ini masuk kedalam Peraturan Presiden (Perpres) sebagai proyek strategis nasional. Agar percepatan pelaksanaanya, mendapat dukung berupa anggaran dari pemerintah pusat.

“Saat ini KITB masuk kedalam bagian dari proyek strategis nasioanl, yang di tetapkan bapak Presiden Jokowi, melalui pak luhut kita minta dukungan baik anggaran dan juga memfasilitasi para investor dapat berinvestasi di kawasan Tanjung Buton,” ungkap Syamsuar saat bertemu (Menko Maritim) RI, Luhut Binsar Panjaitan, Rabu (16/1/2019), di Siak Sri Indrapura.

Baca Juga :  OPOR SAHUR, Masyarakat dan Polisi Sahur Bersama

Kata Syamsuar, saat ini pelabuhan Tanjung Buton juga sudah mulai melakukan aktifitas ekspor, yang saat ini di kelola oleh BUMD sendiri PT Samudera Siak.

“Kita menginginkan pelabuhan Buton di jadikan aktifitas bongkar muat barang Ekspor Impor, selain menyerap tenaga kerja juga dapat menambah pendapatan daerah,” ungkap Syamsuar.

Lanjutnya, saat ini yang di butuhkan dukungan dari kementerian PUPR tentang persiapan air bersih di kawasan industri tanjung buton. Yang air bakunya sudah tersedia dengan memanfaatkan air Danau Zamrud.

Baca Juga :  Narkoba yang Dibawa Honorer Bengkalis Berasal Dari Cina

“Kami mengharapkan kementerian PUPR dapat membantu kami dalam mendukung kawasan KITB,” terangnya.

Syamsuar juga menceritakan saat ia menghadiri acara penerimaan Adipura di Jakarta kemrain. Salah seorang Bupati dari Kabupaten baru di Sulawesi Selatan. Mereka punya kawasan industri yang sama, izin pelabuhannya dan izin oprasionalnya sama.

“Namun Siak lebih duluan maju dari pada mereka, bupatinya menyampaikan kepada saya, mereka akan melakukan Studi banding ke Siak. Mereka mau belajar bagaimana pengelolaan pelabuhan di kelolah oleh badan usah sendiri seperti yang di miliki Siak,” ucap Syamsuar. (RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *