Waw! 3 Kurir Sabu 15 Kg Dari Malaysia Ditangkap Polres Rohil

Tiga tersangka narkoba saat diamankan polisi.

RiauKepri.com, ROHIL– Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hilir mencatat sukses, 3 tersangka kurir sabu dari negeri jiran, Malaysia, untuk diedarkan di Pulau Sumatera, sebanyak 15 kilogram berhasil digagalkan.

“Kita menangkap tiga tersangka inisial AS (32), JM (23), dan RH (34), bersama barang bukti 15 bungkus plastik warna hijau merk Guanyiwang berisi sabu, masing-masing seberat satu kilogram,” ujar Kapolres Rokan Hilir, AKBP Sigit Adiwuryanto kepada wartawan, Selasa (22/1/2019).

Sigit menyebutkan, ketiganya tersangka merupakan warga asal Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Mereka nekat menyelundupkan sabu itu karena diupah puluhan juta untuk membawanya.

Baca Juga :  84 Wartawan Riau Ikuti UKW Angkatan XV dan XVI di Siak

Gagalnya peredaran sabu itu, Polres Rokan Hilir berhasil menyelamatkan‎ 75.000 orang generasi bangsa dari penyalahgunaan narkoba.

Penangkapan tersebut dipimpin Kasat Reserse Narkoba, AKP Herman Pelani bersama anak buahnya. Herman mengatakan, pihaknya terlebih dahulu melakukan pengintaian selama lebih kurang tiga pekan.

“Awalnya kita menangkap tersangka pertama AS di Jalan Teluk Piyai, Kecamatan Pasir Limau Kapas pada Jumat lalu. Namun, tidak ditemukan barang bukti sabu,” kata Herman.

Tak puas polisi menginterogasi tersangka untuk mengaku siapa saja yang terlibat dalam upaya penyelundupan sabu itu, serta dimana letak narkoba yang dijemputnya dari Malaysia.

Baca Juga :  Ketua Yasrah Lantik Dekan Fasilkom, Kehutanan dan Jajaran WD I, II, dan III

“Akhirnya AS mengaku, dia menjemput sabu ldari Malaysia menggunakan kapal tradisional. Sabu itu sudah dipindahkan ke mobil Avanza kata Herman.

Kemudian Herman langsung melakukan pengejaran mobil tersebut. Tidak butuh waktu lama, minibus Avanza merah bernomor polisi BM 1637 VP berhasil dilacak di Jalan Lintas Rokan Hilir-Pekanbaru.

“Tersangka JM dan RH kita temukan di sebuah warung kopi, dan mobil yang membawa sabu itu kita geledah. Ternyata benar, ada sabu 15 kilogram di dalamnya,” ucap Herman.

‎Herman menjelaskan, rencananya sabu itu akan dibawa ke Pekanbaru kemudian ke kota lainnya di Pulau Sumatera dan Jawa. Para pelaku mematangkan rencana peredaran sabu dengan alat komunikasi ponsel ke pemesan.

Baca Juga :  Dapat Beasiswa Dari Pemprov Riau, Gharim Musholla Jadi Pemuncak Yudisium

“Beruntung narkoba itu belum sampai ke tangan pemesan sehingga gagal merusak generasi bangsa,” tegas Herman.

‎Polisi masih mendalami keterangan tersangka untuk mengungkap sindikat narkoba tersebut. Termasuk siapa yang memesan narkoba itu di Pekanbaru masih terus dikembangkan.

“Ya, kita masih mengejar siapa pemesan sabu dalam jumlah banyak ini. Mudah-mudahan dapat segera kita tangkap,” pungkas Herman. (RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *