Agar Berjalan Sesuai Target, DPRD Kepri Tinjau Pembangunan Parit Rampak Karimun

Kunjungan Kerja komisi III DPRD Kepri di Pelabuhan Selat Rempak Karimun.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus menggesa proyek pembangunan infrastruktur di berbagai daerah, salah satunya Pelabuhan Parit Rempak yang berada di Tanjungbalai Karimun.

DPRD Kepri mempertanyakan Pelabuhan Parit Rampak agar bisa siap tepat waktu.

Sebagai mitra Pemerintah Provinsi yang membidangi pembangunan, Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau terus mendukung pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemprov. Salah satunya dengan melakukan monitoring/pengawasan terhadap pembangunan proyek tersebut secara langsung pada Selasa (26/2/2019).

Anggota Komisi III DPRD Kepri meminta penjelasan dari PPTK dan Kontraktor Pelaksana Proyek.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kepri, Surya Makmur Nasution mengatakan, monitoring ini dilakukan agar proyek pembangunan bisa berjalan sesuai dengan target yang telah ditentukan.

Baca Juga :  DPRD Kota Tanjungpinang Sahkan Rp31,4 M Anggaran Penanganan Covid-19
Kondisi timbunan tanah Dermaga Parit Rampak yang belum siap.

“Jika ada kendala dalam pembangunan tersebut kami bisa langsung tau dan segera mencari solusinya agar pembangunan tersebut bisa selesai sesuai target dan bisa segera digunakan oleh masyarakat,” kata Surya Makmur.

Anggota Komisi III DPRD Kepri melihat secara langsung pembangunan Pelabuhan Parit Rampak Karimun.

Pembangunan Pelabuhan Parit Rempak telah dimulai pada tahun 2017 dengan menggunakan anggaran APBD provinsi. “Tahun 2018 anggaran untuk melanjutkan pembangunan pelabuhan ini sebesar Rp8 miliar,” terang Surya.

Kondisi Pelabuhan Parit Rampak yang belum terhubung ke darat secara penuh.

Anggota Komisi III, Asep Nurdin pada saat peninjauan di lapangan mengatakan, saat ini arus lalu lintas baik barang di Tanjungbalai Karimun sudah terlalu ramai.

Baca Juga :  Komisi III DPRD Kepri Pantau Proyek Konektivitas Transportasi

“Jadi pelabuhan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, untuk itu jangan sampai ada keterlambatan lagi dalam penyelesaiannya,” pesan Asep.

Kondisi Pelabuhan Parit Rampak yang belum selesai.

Anggota Komisi III DPRD Kepri yang lain, Irwansyah mengatakan, pada tahun 2021 nanti Pelabuhan Parit Rempak harus sudah siap sepenuhnya. “Apabila ke depan ada kendala sesegera mungkin diselesaikan agar tidak molor lagi penyelesaiannya,” imbuh Irwansyah.

Anggota Komisi III DPRD Kepri, Suryani bersama anggota DPRD lainnya.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Teuku Irvan yang mendampingi peninjauan tersebut membenarkan bahwa dalam pembangunan Pelabuhan Parit Rempak ada beberapa kendala yang mengakibatkan mundurnya waktu penyelesaian.

Baca Juga :  Isdianto Ajak Masyarakat Segera Membayar Zakat

“Memang benar ada kendala yang disebabkan oleh faktor alam yakni material yang digunakan untuk menimbun hanyut terkena gelombang,” terang Irvan.

Kedepannya menurut Irvan, pihaknya akan menggesa penyelesaian pembangunan jembatan tersebut.

“Kita akan gesa penyelesaiannya, semoga ke depan tidak ada kendala lagi,” imbuh Irvan.(RK/R)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *