Kakek di Kampar Ini Diculik, Perhiasan Diambil, Mulut “Berkecap”

Ilustrasi (net)

RiauKepri.com, PEKANBARU- Kasihan Darmawin Darin, warga Bangkinang berumur 72 tahun ini ditemukan warga Desa Lereng, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, dalam kondisi berkecap alias berdarah pada bagian mulutnya. Diduga, sang kakek adalah korban penculikan disertai

perampokan, perhiasan cicin di tangan lesap digasak penjahat.

Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Ikwan Widarmono mengatakan, korban merupakan pensiunan ASN ini sebelumnya datang ke Pasar Kuok untuk berbelanja dengan mengendarai mobil.

“Korban memarkir mobilnya dekat Panti Asuhan Aisyiyah sebelum Pasar Kuok, lalu berjalan kaki menuju pasar,” ujar Ikwan, Kamis (28/2/2019).

Baca Juga :  Dihadiri 175 Anggota, Koperasi BBDM Gelar RAK Sesuai Rekomendasi Pemkab Bengkalis

Tiba-tiba, datang sebuah mobil jenis Toyota Avanza putih mendekatinya, dan seorang pria dalam mobil itu berpura-pura bertanya. Lalu mengajak korban untuk naik ke mobil tersebut. Korban menolaknya namun pria itu menariknya ke dalam mobil dan menanyakan nomor telepon korban.

“Pelaku memaksa korban untuk duduk dan mengatakan akan ke bengkel untuk membuka kunci pintu mobilnya,” katanya.

Tak sampai di situ, pelaku menekan kepala korban ke bawah dasbor dan memukul dada kirinya beberapa kali dan juga kepala sebelah kirinya. Bahkan, pelaku memukul mulut korban berulang kali hingga berdarah.

Baca Juga :  Masuk Nominasi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021, Ketua PSSI Kunjungi Stadion Utama Riau

Mendapat perlakuan seperti itu, korban mencoba melakukan perlawanan dengan menggigit tangan pelaku. Namun pelaku mengancam akan menembak kepala korban.

Korban langsung tidak berdaya, lalu pelaku mengambil 2 buah cincin emas yang ada di jari tangan kiri dan kanannya. Sementara pelaku lainnya mengemudikan mobil dan menjalankan kendaraan tersebut.

Saat tiba di Desa Lereng, pelaku mendorong korban keluar mobil hingga terjatuh ke jalan. Selanjutnya pelaku kabur meninggalkan korban yang mengalami luka-luka.

“Lalu datang warga yang lewat dan melihat korban lalu menolongnya. Kemudian korban diantar warga ke Puskesmas Kuok untuk berobat,” kata Ikwan.

Baca Juga :  Warga Senapelan Dirapid Test Masal, Ini Tujuannya

Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut. Personel Unit Reskrim Polsek Bangkinang Barat masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.

“Termasuk mencari rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi pelaku,” pungkasnya. (RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *