Wagubri: Satgas Bertingkulumus Padamkan Api, Ini Hasilnya

Edy Nasution.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Wakil Gubernur Riau Edy Nasution bersama Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Ejo Prihastopo dan Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto, terjun langsung melihat kondisi terakhir Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Rabu (27/2/2019).

Hari ini, Kamis (28/2/2019), Edy Nasution mendapatkan laporan bahwa kondisi kebakaran di Pulau Rupat itu sudah mulai teratasi. Begitu juga daerah lainnya seperti di Kota Dumai, dan Rokan Hilir. Satuan Tugas (Satgas) gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, MPA, dan masyarakat bekerja hingga tengah malam.

Baca Juga :  Bengkalis Raih Predikat Terbaik dalam Pembinaan Pembiayaan KUR dan UMi 2019

“Saat kita terbang menggunakan helikopter dan melihat titik-titik lahan yang terbakar sudah terjadi penurunan asap yang dikeluarkan akibat Karlahut. Apalagi satgas di lokasi kebakaran lahan bekerja hingga pukuk 00.00 WIB. Sampai mereka (satgas) mendirikan tenda untuk istirahat,” kata Edy Nasution kepada wartawan.

Satgas gabungan di Pulau Rupat, kata Edy Nasution, bertungku lumus melawan angin kencang yang menjadi penghalang saat Satgas melakukan pemadaman di Pulau Rupat.

“Angin kencang yang sering berubah-ubah menjadi tantangan bagi satgas gabungan melakukan pemadaman. Walaupun demikian, karena dedikasi yang tinggi, satgas mampu mengatasi hal tersebut dan hampir keseluruhan lahan yang terbakar bisa dipadamkan,” ungkap Edy Nasution.

Baca Juga :  Gelombang Massa Demokrat Pendukung Nur Azmi Hashim, Birukan Pantai Ketapang Rupat

Edy Nasution membandingkan saat kunjungan Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto ke Pulau Rupat dan saat kemarin dirinya turun kembali di Pulau Rupat sudah jauh berkurang. Ini merupakan kerjasama satgas gabungan yang sungguh luar biasa.

“Bagaimana pun juga, kita sangat serius dalam menanggulangi karhutla di Riau. Apalagi pihak penegak hukum sudah menetapkan 6 pelaku pembakaran lahan sebagai tersangka sejak Januari 2019 hingga sekarang ini,” jelas Edy Nasution. (Adv)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *