Radio Romance

Cerpen Dirga Putri

Ilustrasi (g. net)

Hay…hay Radiolovers. Selamat malam untuk seluruh pendengar radio romance dimanapun anda berada, hm malam ini turun hujan di kota Pekanbaru. Silahkan gunakan switer, baju yang tebal, jaket dan sesuatu yang akan membuat teman-teman semua hangat, karena kehangatan adalah kenyamanan yang nyata. Bersama saya Naora Putri, akan menemani malam yang dingin ini dengan penuh kehangatan. Selamat mendengarkan ‘Radio Romance’. (Lagu Sheila On 7, Anugerah terindah yang pernah aku miliki, menjadi latar romantis radio romance malam ini)… Oke, untuk tema radio romance malam ini yaitu ‘Radio Romance akan menjadi burung merpati, penyampai pesan kisah-kisah cinta. Radio Romance akan menjadi Hedwig(burung hantu yang ada di film Harry Potter) pengirim surat-surat cinta yang tak sempat terucap’. Naora bakal bacain surat-surat yang sudah dikirim oleh teman-teman radio romance. Bagi para pendengar yang ada di rumah, pergilah ke kamar kalian, berbaring, gunakanlah selimut, dan dengarkan kisah-kisah romance yang akan Naora bacakan untuk kalian semua. Boleh tergoda, tapi tidak boleh baper. Selamat mendengarkan.

Surat pertama datang dari kisah cinta seorang gadis

“Hay Naora, perkenalkan nama aku Auri” hy Auri.

“Aku mahasiswi semester 4 universitas swasta di Pekanbaru. Ini adalah kisah cinta yang menurut aku sedikit tragis, karena ending kisah cinta aku ini berakhir dengan kata ‘berakhir’.” Wah, seberapa tragiskah kisah Auri ini?

Baca Juga :  IMI Bengkalis Akan Gelar Kejurda Balap Motor Championship 2019

“Semuanya dimulai sejak aku masuk Universitas sekitar dua tahun yang lalu, saat dimana untuk pertama kalinya, aku menyukai laki-laki pada pandangan pertama, apakah ini yang disebut dengan ‘cinta pertama’?”

Hm menurut Naora, defenisi cinta pertama itu ada di tangan setiap manusia, ada yang berpikir bahwa cinta pertama itu adalah saat pertama kali kau mengenal apa itu cinta, saat dimana kau untuk pertama kalinya merasakan cinta itu. Ada juga yang beranggapan cinta pertama itu adalah dimana kau melihat seseorang untuk pertama kalinya dan kau langsung jatuh cinta padanya. Nah, itu semua tergantung kamu yang mengalami cinta itu.

“Awalnya aku tak pernah menyadari bahwa aku telah jatuh cinta padanya, aku akan menyebutnya ‘Pangeran Melayu’. Aku memang selalu tertarik dan sangat menyukai laki-laki yang pandai berpuisi, berteater, dan punya pendapat serta kritikan yang akan membuatmu tercengang, yah mereka semua berhasil membuat harga diriku jatuh karena dalam waktu bersamaan aku menyukai mereka semua. Seperti apa kataku tadi, aku tidak menyadari cinta itu. Dan pada suatu ketika, saat aku termenung ditengah-tengah obrolan gosip teman-temanku, seketika angin mengantarkan memori tentangnya yang waktu pertama kali aku melihatnya di atas panggung teater. Wajahnya yang membuat siapa saja akan mengingatnya, membekas jelas di kepalaku. Aku tersenyum malu dengan sendirinya. Bercerita pada teman-temanku menjadi peristiwa yang amat penting dan mengharukan, mereka mendukung serta membantuku untuk bisa dekat dengan pangeran itu. Butuh waktu lama bagiku untuk bisa mendekatinya. Aku hanya bisa mencintainya dalam diam, mengaguminya dari jauh, dan menggodanya dengan ribuan kata-kata yang aku kirim kepadanya. Dia tahu bahwa aku jatuh cinta padanya, tapi sayang dia tidak merespon. Hanya meletakkan cinta itu di atas angin, bahkan tak membiarkan angin membawa nya terbang menjauh dari dirinya.” Wah, sepertinya teman kita Auri sedang dipermainkan, kah?

Baca Juga :  Dampak ISPU Level Berbahaya, Upacara Peringatan Hari Perhubungan Ditunda

“Aku tahu semua orang yang mendengar kisah cinta aku ini akan beranggapan bahwa aku tengah berada dalam permainan sih Pangeran Melayu. Tapi percayalah, hanya aku yang merasa begitu, hanya aku yang merasa tengah menjadi pion di permainan catur yang sedang dia mainkan. Sesungguhnya Pangeran Melayu tak pernah begitu, dia hanya bersikap baik. Yah memang begitulah dirinya pada semua orang, ‘baik’. Sejak awal aku telah mengetahui jika aku tak lebih dari bagian dari orang-orang yang mengaguminya, aku hanya terlalu ‘sering’ membohongi diri. Seiring berjalannya waktu, dalam hatiku mulai terjadi pertengkaran, bergelutnya rasa lelah dan rasa sayang. Tapi ternyata rasa sayang itu tak kuat mengalahkan lelah, sayang harus rela tergantikan oleh sang lelah. Hingga akhirnya aku berhenti dan memutuskan untuk mundur, tentu saja itu adalah kesepakatan aku dengan hatiku. Jika berhenti sekarang maka tak akan tumbuh bunga-bunga cinta itu lagi, aku akan membiarkannya layu dan mati. Sungguh kisah yang menyedihkan, bukan? Aku berhenti tanpa memulainya. Terima kasih Radio Romance telah menjadi merpati pengantar rasa cintaku kembali kepemiliknya.”

Baca Juga :  Tiga Camat Baru di Siak Dilantik, Ini Pesan Syamsuar

Terima kasih kembali untuk Auri karena telah mengirim surat cintanya kepada radio romance, semoga merpati radio romance berhasil mengantarkan cinta itu. Naora hanya akan berkata-kata, untuk Auri yang tengah dilanda kegelisahan. Jangan bersedih, sudah saatnya kamu untuk melupakannya. Masih ada banyak cinta yang akan tumbuh untukmu, dunia ini tidak hanya berputar disekelilingnya, dan kamu tidak akan merugi hanya karena kehilangan satu cinta sepihak. Setiap detik kita akan mendapatkan cinta itu. Keluarga akan memberikan cinta yang sempurna, dan cinta itu tidak akan mengkhianatimu.

Terima kasih kepada seluruh pendengar setia Radio Romance dimanapun anda berada. Untuk penutup, Naora bakal puterin lagu dari Hyorin yang berjudul I Choose To Love You. Pilihlah cintamu, dan bahagia bersamanya. Selamat mendengarkan.

Dirga Putri adalah mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, FIB Universitas Lancang Kuning, semester IV.

Related Articles

1 thought on “Radio Romance”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *