Begini Cara Gubernur Riau Menekan Masuknya Narkoba

Syamsuar.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Tak dapat dielak, tersebab geografis Riau yang berbatasan langsung dengan negara tetangga sehingga bumi Melayu ini menjadi salah satu pintu masuk peredaran Narkoba dan Gubernur Riau, Syamsuar berupaya menekan masuknya barang haram itu.

“Saat ini saya terus mengalang kerja sama dengan negara-negara tetangga yang salah satunya juga bertujuan menekan masuknya Narkoba ke Riau,” kata Syamsuar saat bertemu dengan empat pengurus DPC Granat Meranti, Selasa (12/3/2019), di gebenuran.

Dari kerja sama itu nantinya, jelas Syamsuar, tidak hanya pada bidang ekonomi, budaya, namun
juga diharapkan adanya kerja sama dalam upaya menghambat masuknya Narkoba.

Baca Juga :  Ditemukan Mayat Berlumuran Lumpur di Selatpanjang

“Sesuai laporan kepada saya, bahwa Narkoba masuk ke Riau dari negara tetangga, karenanya kita perlu kerja sama yang tidak hanya pada ekonomi dan budaya tapi juga pada masalah Narkoba,” ucap Syamsuar.

Masuknya Narkoba ke Riau, jelas Syamsuar, melalui jalur laut dan ini disebabkan karena banyaknya pelabuhan tikus. Ada beberapa daerah di Riau, Dumai, Rohil, Bengkalis, dan Meranti yang menjadi pintu masuk mereka.

“Narkoba masuk ke Riau dari laut, nanti dari kerja sama dengan negara tetangga laut kita kunci, sehingga Narkoba tak masuk lagi,” ungkap Syamsuar.

Baca Juga :  Pastikan tak Terjangkit Virus Corona, PT Pelindo Dumai Cek Fisik Penumpang LN di Ponton

Dalam upaya menekan dan menghambat Narkoba masuk ke Riau, kata Syamsuar, tidak hanya menjadi tugas pemerintah, TNI dan Polri, peran serta dari masyarakat juga sangat diharapkan.

“Generasi milineal dan organisasi lainnya kita harapkan dapat membantu pemerintah dalam memberantas bahaya Narkoba,” ucap Syamsuar. (RK1)

Loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *