PekanbaruRiau

Gubri Bertekat Optimalkan Produksi Beras Riau, Siak Jadi Contoh

RiauKepri.com, PEKANBARU– Gubernur Riau, Drs Syamsuar MSi, bertekat mengoptimalkan ketahanan pangan, terutama beras, di Bumi Lancang Kuning ini dan hasil pertanian padi di Kabupaten Siak yang menggembirakan bisa menjadi contoh.

Berdasarkan pengalamannya saat menjabat sebagai bupati Siak, kata Syamsuar, bahwa produksi atau panen padi di negeri bekas kerajaaan Melayu Islam mencapai 6 ton sekali panen dengan luas lahan pertanian dalam 1 hektar. Sedangkan di daerah lain, siketahui Gubri sekali panen 4 ton dalam 1 hektar.

Majunya pertanian padi di Siak, jelas Syamsuar, karena banyak mendapat bantuan dari pusat melalui APBN. Masalah irigasi disiapkan pusat, jalan usaha pertanian dibantu. Apapun yang dibutuhkan pemerintah daerah dibantu.

“Jadi kami ingin Siak itu jadi contoh, karena petani kabupaten/kota sudah banyak mencontohkan ke sana. Tak perlu lah kita studi banding sampai ke Bogor atau ke mana-mana,” ungkap Syamsuar kepada wartawan baru-baru ini.

Ketahanan pangan di Riau ini, ucap Syamsuar menjadi perhatiannya apalagi jika melihat produksi beras Riau di tahun 2013-2017 menurun sebesar 3,65 persen per tahun. Sementara kebutuhan konsumsi beras dari tahun 2013-2017 meningkat 1,38 persen tahun. Untuk menutupi kekurangan itu, pasokan beras didatangkan dari luar daerah.

Artinya, jelas Syamsuar, tahun 2017 produksi beras Riau hanya 33,00 persen dari kebutuhan konsumsi beras Riau dan mengalami penurunan sebesar 5,74 per tahun.

Karena itu, sebut Syamauar, Pemprov Riau ingin mengundang dinas pertanian kabupaten/kota, membahas rencana kedepan untuk peningkatan produksi beras di provinsi Riau.

Tentunya, sambung Syamsuar, kondisi pangan beras Riau harus i
banyak diperbaiki, sehingga nantinya mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat. (RK1/*)

Baca Juga :  Ribuan Massa Ganti Presiden di Riau Dihadang di Masjid Annur
Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *