Besok, Mahasiswa FIB Unilak Usung “Teater Membongkar Kepura-puraan”

RiauKepri.com, PEKANBARU – Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Lancang Kuning (Unilak) usung “Teater Membongkar Kepura-puraan” dalam memperingati Hari Teater Dunia (HaTeDu) yang diperingati Rabu, 27 Maret 2019. Perhelatan yang akan digelar di halaman kampus FIB ini diisi dengan berbagai pementasan teater.

Menurut Ketua Pelaksana, Yuli Syahputra, perhelatan HaTeDu tahun 2019 ini merupakan inisiatif Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Melayu dan Himpunan Mahasiswa Sastra Indonesia. Dengan menggelar perhelatan ini, kata Putra, mahasiswa dapat berekspresi menyuarakan suara hati yang terinspirasi dari kehidupan negeri ini.

Baca Juga :  Tiga Warga tak Mampu Dikunjungi Tim JB

“Ini bentuk kreativitas yang bersumber dari kenyataan negeri kita hari ini. Hari ini, masyarakat mudah terpecah belah disebabkan kurang mengenal diri sendiri. Dengan teater, kita mencoba membongkar kepura-puraan yang ada pada diri kita sendiri,” ucap Putra yang juga Ketua Himpunan Mahasiswa Sastra Melayu.

Putra menambahkan bahwa perhelatan HaTeDu merupakan momen mahasiswa FIB untuk membuktikan bahwa karya seni dapat dijadikan media memperkokoh katakter generasi muda. Seni teater, kata Putra, adalah seni untuk mengenal diri.

“Segala permasalahan sosial bermula dari individu. Teater merupakan energi positif untuk menghasilkan perbuatan bermanfaat bagi masyarakat,” ucap anak muda kelahiran Rokan Hulu ini dengan pasti.

Baca Juga :  Usai Tes CPNS, Dua Beradik di Pelalawan Ini Dijemput Maut

Putra juga menjelaskan, perhelatan HaTeDu di kampus Unilak ini, akan dimulai dengan pawai. Semua pengisi acara, kata Putra, akan mengggelar pawai mengeliling kampus dengan membawa berbagai bentuk topeng. Setelah pawai, titik perhelatan di pusatkan di halaman kampus FIB.

“Topeng merupakan simbol dari bermacam ragamnya sifat manusia. Mari kita gunakan simbol diri kita dengan menjulang hati. Mari kira bongkar kepura-puraan dalam diri kita sendiri. Negara ini akan terus berjaya kalau kita mencintainya tanpa pura-pura,” ujar Putra.

Baca Juga :  Mantap, Polda Riau dan LAMR Jalin Program Jaga Kampung

Perhelatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diisi dengan berbagai pergelaran teater, seperti monolog, drama puisi, teater robot. Selain teater, sebagai identitas mahasiswa sastra, pembacaan syair juga akan ditampilkan. Perhelatan ini juga akan menampilkan Teater Kedjil dari SMA Negeri 7 Pekanbaru.(RK2)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *