Mendadak, 2 Anggota PPK Rengat Dipecat

Ketua KPU Inhu saat memberi keterangan pers.

RiauKepri.com, RENGAT– Dua anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Rengat di pecat. Pemecatan kepada dua orang PPK itu disampaikan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Inhu Yenni Mairida, saat rapat pleno terbuka di Gedung Dang Purnama Rengat, Sabtu 4 Mei 2019.

“Dua anggota PPK Rengat saat ini dibebas tugaskan serta tidak lagi dilibatkan untuk menjadi anggota PPK 2020 mendatang,” kata Yenni Mairida saat rapat pleno digelar.

Saat ditanya Ketua KPU Inhu Yenni mengatakan bahwa pembebasan tugas dua anggota PPK Rengat dikarenakan pengawasan internal. “Ada alasannya kami membebas tugaskan mereka, hasil pengawasan internal,” jawabnya singkat.

Baca Juga :  Celaka, Kakek di Pekanbaru Ini Cabuli 8 Bocah, Begini Modusnya

Untuk diketahui bahwa sebelumnya salah satu Calon Legislatif (Caleg) nomor urut 3 Mulya Eka Putra (24) dari partai PPP, melaporkan PPK Rengat ke Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) dengan dugaan adanya penggelembungan suara di internal partai PPP sendiri.

Kepada Wartawan Eka mengaku sangat dirugikan dengan dugaan penggelembungan suara caleg PPP nomor urut 1 atas nama Doni Rinaldi.

“Berdasarkan C1 yang saya miliki, ada 151 suara yang ditambahkan dari caleg lain ke caleg nomor urut 1, sehingga suara caleg nomor urut 1 mengungguli perolehan suara saya di nomor urut 3,” kata Eka.

Baca Juga :  UPT Pengelolaan Sampah Bukit Batu dan Mahasiswa KKN Gelar Kegiatan Penghijauan

Hal ini diketahuinya setelah PPK Rengat menggelar pleno Minggu (29/4) lalu.

Menurut Eka, dia sudah melaporkan dugaan penggelembungan suara ini dengan bukti – bukti C1 yang tidak sesuai dengan hasil pleno PPK Rengat, serta dokumentasi perolehan suara yang tertulis di lembaran teli dari beberapa TPS.

Sementara itu saat dikonfirmasi Doni Rinaldi caleg PPP Dapil I terkait pelaporan dan adanya tudingan penggelembungan suara belum memberikan klarifikasi.

Hingga berita ini diterbitkan Bawaslu dan KPU masih melakukan pengecekan form Daa 1, sesuai dengan rekomendasi Bawaslu ke KPU Inhu di 12 Desa Kelurahan Kecamatan Rengat, dengan jumlah 38 TPS. (RK 6)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *