Terjebak Proses DAK, LAMR Dumai Minta Zul AS Tawakal

Zulkifli AS.

RiauKepri.com, Dumai- Walikota Dumai Drs Zulkifli AS MSi sudah ditetapkan sebagai tersangka, bahkan sudah dicekal oleh KPK keluar negeri. Menyikap itu, Lembaga Adat Melayu Riau (LAM-R) Kota Dumai melaksanakan rapat dengan Majelis Kerapatan Adat bersama dewan pimpinan harian.

Hasilnya LAMR Kota Dumai berharap Datuk H. Zulkifli. AS senantiasa bersabar, tabah dan tawakal dalam menghadapi ketentuan Allah tersebut.

Ketua Umum Pimpinan Harian LAMR Kota Dumai, Datuk Seri Syarudin Husin didampingi Sekretaris Umum DPH Datuk Janurizal dan Sekretaris umum MKA Datuk Rifa’i Hasbi dan beberapa pengurus lainnya di Balai LAM Riau Kota Dumai mengaku pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Baca Juga :  Wagubri: Apapun Kebijakan Gubri, Itulah yang Saya Jalani

“Kita berpendapat apa yang diperjuangan oleh walikota Dumai adalah dalam upaya percepatan pembangunan Kota Dumai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), namun beliau terjebak di dalam proses yang dilakukan oleh oknum Kementerian Keuangan yang saat ini telah diproses di pengadilan Tipikor Jakarta,” kata Ketua Umum pimpinan harian LAM Riau Kota Dumai Datuk Seri Syafruddin Husin.

Menurutnya, LAMR Kota Dumai percaya bahwa apa yang dialami Zul AS adalah takdir dan ujian dari Allah. “Semoga Datuk H. Zulkifli. AS beserta keluarga senantiasa kuat dan tawakal menghadapi cobaan ini,” katanya

Baca Juga :  Mati Menanti 3 Terdakwa 55 Kg Sabu di Bengkalis

Ditambahkan, pihaknya mengenal betul Datuk H. Zulkifli. AS, adalah orang baik dan selalu berhati baik.

“Sekali lagi ini adalah takdir, semoga dengan kejadian ini kita semua bisa mengambil i’tibar dan kita menginginkan roda pemerintahan Kota Dumai tetap berjalan sebagaimana mestinya,” tegas Ketua Umum pimpinan harian LAM Riau Kota Dumai

Selanjutnya, LAMR Kota Dumai sepenuhnya memberikan dukungan moral kepada Datuk H. Zulkifli. AS dengan tidak mengeyampingkan proses hukum yang sedang berjalan.

Seperti diketahui, Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi telah dicekal KPK ke luar negeri (LN), menyusul ditetapkannya sebagai tersangka atas kasus Dana Alokasi Khusus (DAK)

Baca Juga :  Sukseskan Program KB, 8 Orang Pria Dumai Operasi Vasektomi di RS Prima

Juru bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan pihaknya telah mengirimkan surat ke Imigrasi tentang Pelarangan ke luar negeri terhadap tersangka ZAS , Sabtu, 4 Mei 2019.

Suami Hj Haslinar itu dicegah ke luar negeri selama enam bulan terhitung, Jumat, 3 Mei 2019 untuk kepentingan penyidikan.

Wako Zulkifli AS ditetapkan sebagai tersangka dan akhir dicekal KPK ke LN diduga telah melakukan penyuapan terhadap pegawai Kementerian Keuangan Yaya Purnomo. KPK menyangka Zulkifli menyogok Rp 550 juta kepada Yaya untuk mengawal usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kota Dumai tahun anggaran Perubahan 2017 dan tahun anggaran 2018. (RK13)

Loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *