Disnakertras Panggil PT Adhykarya, Status Hubungan Kerja Pengembangan Bandara Belum Jelas

Muhammad Fadhly

RiauKepri, DUMAI – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dianakertrans) Dumai melayangkan surat panggilan kepada PT Adhykarya Guna Nusantara.

Tidak hanya perusahaan itu,  PT (Persero) Pertamina RU II Dumai selaku pemberi kerja turut dipanggil.

“Pemanggilan dilakukan sehubungan dengan adanya laporan terkait status pekerja pengembangan dan renovasi Bandar Udara (Bandara) Pinang Kampai yang belum jelas,” kata Kepala Disnakertrans Dumai H Suwandy SH M.Hum melalui Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan Syarat Kerja (HI dan Syaker) Muhammad Fadhly SH kepada riaukepri.com di ruang kerjanya Senin (13/05/19).

Baca Juga :  Begini Cara Syamsuar "Melahirkan Humairah" yang Baru

Menurut Fadhly,  PT Pertamina RI II Dumai selaku pemberi kerja belum melaksanakan pekerjaan sesuai UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Jo Permenakertrans No. 19 tahun  2012 tentang syarat-syarat penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada pihak lain.

Untuk itu, ujar Fadhly, managemen PT Adhykarya Guna Nusantara dan PT Pertamina RU II Dumai diminta untuk hadir di ruang rapat bidang HI dan Syaker kantor Dianakertrans Dumai Selasa 14 Mei 2019NPukul 09.00 WIB.

“Kami minta perusahaan membawa dokumen  kontrak antara pemberi kerja dan penerima pekerjaan serta kontrak antara penerima pekerjaan (PT Adhykarya Guna Nusantara) dengan pekerja,” tegas Fadhly sembari minta agar perwakilan yang hadir yang memiliki wewenang mengambil keputusan.

Baca Juga :  Tingkatkan SDM, Ini yang Dilakukan Disnakertrans Dumai

Sesuai informasi yang beredar, kendati pekerjaan sudah  dimulai, namun status  hubungan kerja pengembangan dan renovasi bandara Pinangkampai Dumai belum jelas.

Bahkan upah yang diterima pekerja juga diduga dibawah UMK Dumai. Tak hanya itu, pekerja juga belum terdaftar di BPJS. “Kita mau cek status hubungan kerja dan upah serta kepesertaan dalam program BPJS,” ungkap Fadhly.

Sayang managemen kedua perusahaan belum yang dipanggil Disnakertrans belum berhasil dihubungi guna konfirmasi.(RK13)

Loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *