Gubri: Sedapnyo Kopi Sempian

Syamsuar saat menikmati kopi sempian.

RiauKepri.com, MERANTI– Usai melaksanakan Safari Ramadan dan Salat Tarawih berjemaah di Masjid Agung Darul Ulum Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (15/5/2019), Gubernur Riau Drs H Syamsuar MS.i, beramai-ramai bersama rombongan pergi ngopi di Kedai Kopi Sempian, Jalan Imam Bonjol.

“Moh lah kito pergi ngopi,” kata Syamsuar dengan logat Melayu Riau Pesisir begitu menuruni anak tangga masjid bersama Wakil Bupati Meranti, Said Hasyim.

Sejumlah kedai kopi awalnya ditawari kepada orang nomor satu di Riau itu, namun tak ada yang berkenan. “Di Kedai Kopi Sempian sajelah,” tawar Said Hasyim.

Baca Juga :  Safari Ramadan di Pandau, Gubri Gemakan Zakat, Ekonomi Syariah, dan Wakaf
Ngopi bareng Gubri juga ditemani pejabat Meranti

“Boleh juga, tapi halal tak. Sebab, kito saat ini sedang menggalakan wisata halal,” tanya Syamsuar dan langsung dijawab Said Hasyim, “Halal, pak.”

Tampak dalam rombongan itu Danrem 031 Wirabima, Brigjen Muhamad Fajar, Kanwil Depag Riau, Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek, sejumlah pejabat tinggi Riau dan pejabat Meranti.

Setelah meneguk kopi susu sempian yang di pesannya, Syamsuar tampak menikmatinya, hingga dalam hitungan detik berulang kali dia meneguk kopi.

Macam mana rasa kopinya, pak gubernur? “Sedapnyo, ada kekhasan rasa kopi ini,” ucap Syamsuar.

Baca Juga :  Lima Calon Rektor Unilak Mendaftar
Bersama rombongan Syamsuar menunggu pesanan kopi sempian.

Harapan Syamsuar, cita rasa kopi sempian ini tidak hanya dinikmati lidah masyarakat Meranti namun juga bisa dirasakan masyarakat Riau, bahkan UMKM seperti ini perlu dikembangkan. Sebab, orentasi wisata halal nantinya untuk ekspor.

Ayang, pemilik kedai kopi sempian bukan main bangganya. Betapa tidak, orang nomor satu di Riau ini ngopi di tempat usahanya. “Bangga saye, pak gubernur ngopi dikedai saye. Kalau Pak Said Hasyim selalu ngopi di sini,” ucap Ayang.

Lelaki bertubuh tegab itu menyebutkan, kopi sempian ini diracik sendiri. Karena bahan bakunya dari petani kopi sempian sehingga dia memberi nama kedai kopinya sesuai tempat asalnya. (RK1)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *