4 Korban Tawuran di Pekanbaru, Ini Kronologis dan Penyebabnya

Korban tawuran saat mendapat perawatan medis.

RiauKepri.com, PEKANBARU– Empat korban saat ini dirawat di dua rumah sakit yang berbeda. Mereka adalah korban terjadinya tawuran pada Kamis, tanggal 16 Mei 2019, sekira pukul 19.00 WIB di Jalan Sembilang Ujung, Bom Lama, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir.

Dalam siaran pers resminya, Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto, menyebutkan tawuran 2 kelompok remaja itu adalah kelompok Pemuda Pesisir, Jalan Pesisir, Kel. Meranti Pandak Kec. Rumbai Pesisir, dengan kelompok pemuda Bomlama, Jl. Sembilang, Kel. Limbungan, Kec. Rumbai Pesisir.

Kronologis Kejadian, sekira pukul 18.00 WIB, dr. Memo Riski dengan mengendarai sepeda motor merk Yamaha NMax warna hitam menyenggol Sdr. Robi Antonio yang hendak memasang lampu colok di Jalan Sembilang depan Mesjid Istiqomah, Kel. Meranti Pandak, dan mengakibatkan keributan diantara mereka.

Baca Juga :  BAPPEDA Bengkalis Hadiri Musrenbangnas 2019

“Namun keributan tersebut dapat diselesaikan oleh kedua pihak secara damai,” kata Sunarto.

Sekira pukul 18.40 WIB, datang lebih kurang 10 orang pemuda dari Pesisir dan langsung melakukan pengeroyokan terhadap Sdr. Robi Antonio yang mengakibatkan luka sayat benda tajam di tangan bagian lengan sebelah kanan.

Selanjutnya, sambung Sunarto, para pemuda dari Pesisir mendatangi Sdr. Adityo yang baru selesai melaksanakan Salat Mwgrib di Mesjid Istiqomah dan langsung memukul secara bersama-sama yang mengakibatkan luka sobek dibagian kepala, dihantaman pakai benda tumpul.

Baca Juga :  Bertekad Atasi Abrasi, Bupati Bengkalis Kejar Bola ke Pusat

Melihat kejadian tersebut, warga sekitar langsung menolong Sdr. Adityo. Kemudian mengejar pelaku pengeroyokan.

“Para pelaku berhasil melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor, namun salah satu sepeda motor pelaku tertinggal dan warga yang tidak terima lansung membakar sepeda motor merk Yamaha NMax warna hitam,” ucap Sunarto.

Situasi menjadi memanas lantaran pemuda yang berasal dari Jalan Sembilang Ujung yang diketuai oleh DC, dengan membawa parang dan benda tajam lainnya langsung mendatangi Jalan Siak 4 untuk mencari pelaku pengeroyokan.

Akibat kejadian itu, 4 orang menjadi korban dan dirawat di rumah sakit yang berbeda.

Baca Juga :  Alhamdulillah, 2 Kelompok Tawuran di Pekanbaru Sepekat Damai

Korban yang berada di RS Ibnu Sina Pekanbaru:

1). Rudi Antonio, laki-laki,
lahir Pekanbaru, 06 Juli 1992, Jalan Sembilan Gang Sawit,
luka : -sayatan benda tajam di pegelangan tangan kanan

2). Aditeo, Pekanbaru, 18 Des 1994, Jalan Sembilan No 12 Rumbai Pesisir,
luka : luka di bagian kepala,

Korban yang berada di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru:

1). Firmansyah, Siman Cino (Bapak Yusuf), 44 tahun.

2). Revi Als Eket (Adik Hendra), 32 tahun, Swasta.

“Situasi hingga saat ini sudah aman dan terkendali. Pihak Polresta Pekanbaru, Sat Brimobda Polda Riau, dan Kodim Pekanbaru masih standby di TKP,” kata Sunarto. (RK1)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *